Hindari Pola Asuh Ancaman pada Anak
H-1489 Gurusiana
Hindari Pola Asuh Ancaman pada Anak
Seringkali pola asuh orang tua diwarnai ancaman atau menakut-nakuti. Sehingga anak bertumbuh dalam mode tekanan dan ketakutan. Mereka mengikuti apa yang diperintahkan semata karena takut. Bukan karena kesadaran.
Ancaman dan menakut-nakuti hanya akan menumbuhkan ketidakberdayaan. Coba saja katakan kepada anak" awas kalau tidak tidur, nanti digigit hantu". Apa anak sudah mengerti tentang hantu. Itu pola asuh yang salah kaprah.
Justru ketika membangun kepercayaan diri dan keberanian anak lebih penting. Jika anak Anda menangis, jangan disuruh berhenti dengan ancaman atau menakutinya. Coba katakan, "Ade aman bersama Bunda". Atau katakan "sini Bunda peluk". Cara ini psti akan membuat anak-anak merasa dilindungi. Merasa aman dalam pelukan Anda .
Ketika anak Anda jatuh, jangan katakan "makanya hati-hati", coba ganti dengan kata "badan Ade sudah tambah besar, kalau lari terlalu kencang pasti sulit melihat di depan ada apa".
Kata-kata di atas terdengar biasa. Tapi bagi anak yang seharusnya mendapat perlindungan, menjadi obat sakti menjadikan dirinya lebih diperhatikan. Merasa disayang, dan dibimbing.
Sekali lagi, hindari membersamai anak-anak dengan ancaman. Karena ancaman akan membunuh karakter anak dan membuatnya menjadi asing dengan dunia sekitarnya.
Cilegon, 26 Agustus 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
