Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kenalkan Simbol Negara Cara Tanamkan Nilai-nilai Nasionalisme Sejak Dini

Kenalkan Simbol Negara Cara Tanamkan Nilai-nilai Nasionalisme Sejak Dini

H-1480 Gurusiana

Kenalkan Simbol Negara Cara Tanamkan Nilai-nilai Nasionalisme Sejak Dini

Salam Kemerdekaan.

Anak yang hebat lahir dari orang tua yang hebat. Orang hebat menanamkan rasa peduli dan nilai-nilai kebangsaan kepada generasinya sejak dini. Ini tidak mudah. Karena menanamkan nilai nasionalisme memerlukan kemampuan agar busa dipahami.

Menanamkan nasionalisme pada usia dini, adalah upaya memberi menanamkan pengakuan tentang 'aku bangga menjadi bagian dari negara'.

Hal yang paling mendasar adalah bagaimana mereka menerima apa yang dilihat dari orang tuanya. Pada saat belum bisa bertanya mengapa begini atau begitu, sebelum bertanya apa ini dan itu, atau untuk apa ini dan itu, maka terlebih dahulu mereka akan merekam apa yang dilakukan orang tuanya.

Orang tua harus menjadi cermin, sehingga ketika anak mulai mengerti, tidak akan susah menjelaskan. Tidak harus menjelaskan bahwa memasang bendera di rumah, memakai pakaian merah putih, atau pernak pernik kemerdekaan itu merupakan bagian dari memahami kebangsaan. Tetapi pada saat yang tepat, mereka akan memahami sebuah nilai mencintai bangsanya dengan menghormati simbolnya.

Maka ketika anak usia dini, orang tua wajib mengenalkan simbol-simbol negara dengan memakaikan secara seksama kepadanya.

Contoh kecil ketika memasuki bulan Agustus, segala yang dimiliki anak, beri sentuhan merah dan putih. Segala tentangnya diberi nuansa merah putih.

Ketika anak itu melihat anak lainpun diperlakukan sama, lama-lama Dia akan mengerti bahwa bukan Agustus adalah bulan merah dan putih. Di situ kita harus siap memulai aksi meluruskan tentang nilai-nilai dasar kebangsaan. Mengapa anaknya dipakaikan baju berwarna merah dan putih. Mengapa diberi pegangan bendera kertas merah dan putih, mengapa harus ikut lomba di sekitar lingkungan rumah. Dan sebagianya.

Sampai di situ baru menyentuh salah satu fase pengenalan dasar. Belum menyentuh substansinya tentang 'bangsaku Indonesia '

Perjalanan masih panjang. Yang paling mendasar, mengenalkan simbol-simbol kenegaraan itu merupakan giat kecil menanamkan "Aku anak Indonesia".

Cilegon, 17 Agustus 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post