Ketika Pelataran Monas Menjadi Pusat Munajat
H-1464 Gurusiana
Ketika Pelataran Monas Menjadi Pusat Munajat
Sebanyak 100.000 peserta zikir dan kebangsaan dari 3 provinsi berkumpul di pelataran Monas. Bukan untuk wisata menikmati sunset, melainkan untuk wisata religi membangun kekuatan sebagai bentuk implementasi mencintai negeri.
Dengan mengedepankan tema 'Merajut Harmoni Menguatkan Negeri' ribuan peserta dari berbagai unit kerja pada Kementerian Agama, mengikuti Zikir istighosah dan doa bersama yang diinisiasi Kementerian Agama RI. Digelar di seluruh provinsi di Indonesia. Namun untuk provinsi Banten, DKI dan Jiwa Barat dipusatkan di lapangan Monumen Nasional.
Tak ayal alunan ayat-ayat suci terus bergema mengguncang pelataran Monas yang luas. Berkumandang sejak pukul 17.00 WIB, dan direncanakan berakhir pada pukul 22.00 WIB.
Dalam balutan putih yang memadai silaturahmi kebangsaan, ketulusan, berharap menjadi dukungan moral bagi penyelenggara negeri.
Ketika kumandang azan Magrib. Serempak peserta melaksanakan salat Magrib berjamaah. Dilanjutkan dengan doa .
Acara inti dimulai setelah setelah salat Isya, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menyimak sambutan Menteri Agama RI. Selanjutnya menyimak dan mengikuti doa bersama hingga selesai.
Jakarta, 1 Juli
2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan