Menata Hati
H-1483 Gurusiana
Menata Hati
"Didiklah hatimu agar tidak sombong. Didiklah matamu agar tidak memandang rendah orang lain. Didiklah mulutmu agar tidak melukai orang lain. Karena makin dewasa, kamu akan sadar bahwa tidak semua hal harus dibahas" (kata cerdas).
Banyak orang yang kagum kepada orang yang pintar orasi. Memukau semua pendengar. Menghipnotis berbagai kalangan. Namun kita tidak mengetahui apakah orator itu benar-benar seorang yang pintar dan memiliki pekerti yang luhur di luar panggungnya?
Berikut ini indikator seseorang yang selalu menjaga mata, lisan dan hatinya.
1. Menjadi pendengar yang baik. Tidak pernah memotong pembicaraan orang lain.
2. Bicara dengan nada yang lembut.
3. Tidak bercanda dengan maksud merendahkan atau menghina orang lain
4. Fokus pada materi yang sedang dibahas. Jujur menyampaikan kata hatinya
5. Tidak terdorong untuk menggibah
6. Sopan dan selalu menghormati orang lain dengan selalu mengutamakan, mohon maaf, tolong, dan terima kasih.
Mengapa hal ini menjadi indikator? Karena orang yang pandai berbicara belum tentu disukai orang lain. Tapi orang yang mengutamakan adab akan selalu dihargai. Di manapun berada.
Cilegon, 20 Agustus 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
