Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pola Asuh Agar Cinta Tak Salah Paham

Pola Asuh Agar Cinta Tak Salah Paham

H-1478 Gurusiana

Pola Asuh Agar Cinta Tak Salah Paham

Anak-anak kita berada di zamannya. Bukan di zaman kita. Cara mereka memahami cinta orang tua pun sangat berbeda dengan zaman kita. Ketika orang tua memutuskan sesuatu, kita patuh pada keputusan itu. Tapi anak di zaman kini, tidak lagi terfokus pada apa yang menjadi pilihannya. Mereka terfokus pada karir dan teman. Bukan berarti tidak peduli kepada orang tua. Tetapi karena mentalnya sedang di fase itu.

Lalu bagaimana dengan sikap orang tua? Apakah mereka akan sakit hati? Seharusnya tidak. Jika memahami bahwa zamannya membawa mereka pada fase itu. Sebagai orang tua hendaknya tetap menunjukkan cintanya dalam sikap yang lain. Antara lain:

a. Ganti ekspektasi kita sebagai orang tua yang biasanya hanya bisa menunggu mereka pulang. Menjadi kita yang mengunjungi mereka, jika mereka tinggal jauh dari kita. Buatlah acara yang menyenangkan yang memungkinkan terjadinya pertemuan yang kompak. Menebus kerinduan yang selama ini kita dambakan.

b. Tunjukkan kita respek pada teman-teman dia. Tanyakan 'bagaimana keadaan mereka'. Hal itu akan menunjukkan bahwa kita bukan saja welcome kepada anak kita tetapi juga kepada orang yang disayangi anak kita.

c. Bikin ritual baru, misalnya video-call terjadwal. Kirim paket makanan kesukaannya, atau bercengkrama di grup WA keluarga. Tujuannya tetap , hanya untuk membangun kedekatan. Tugas

d. Tunjukkan kebanggaan kita atas kemandirian anak-anak kita. Katakan kalimat-kalimat yang membuat kehangatan dan mereka merasa sangat dihargai. Seperti 'Ibu bangga kepadamu, jaga diri baik-baik, atau jaga kesehatan, selalu berkabar, jangan mudah putus asa jika mendapat kesulitan ' kalimat-kalimat itu akan membuat anak-anak kita merasa dekat dengan kita. Lalu doakan mereka agar selalu berada dalam lindungan Yang Mahakuasa.

Sejatinya anak-anak kita tidak berutang untuk tinggal dekat kita. Kita hanya bertugas mengantarkan mereka mencapai mimpi mereka. Kemudian melepasnya dengan sayang dan menjadi 'runah' saat mereka pulang.

Cilegon, 15 Agustus 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post