Pengantin Baru
Pengantin Baru
Oleh: Siti Khotijah
Malam begitu indah dan syahdu. Pandangan para undangan mulai tertuju ke arah kami yang duduk berdampingan. Kulirik Mas Gilang yang begitu gagah dan tampan dengan baju beskapnya. Wajahnya begitu bersinar di hari bahagia ini. Tidak ada yang bisa menghalangi sukacita acara sakral bagi kami berdua. Perhelatan sekali seumur hidup. Inshaa Allah.
Gending-gending Jawa dari gamelan sesekali mengalun dan memanjakan telinga para undangan. Tatapan kagum yang hadir kembali terarah ke depan. Aku tersipu malu. Kuade mewah dengan ukiran Jepara cantik dan artistik yang menjadi latar tempat kami duduk semakin menambah elegan panggung. Layaklah jika aku serasa ratu dan mas Gilang laksana raja, meskipun hanya semalam.
Haru menyeruak di hati. Setelah perjalanan panjang menjalin kasih jarak jauh, akhirnya dipersatukannya dua hati dan jiwa dalam pernikahan tiba juga. Mas Gilang meraih tanganku seperti mengetahui apa yang sedang kurasakan saat ini. Aku menoleh dan memberikan senyum tercantikku kepadanya. Tatapan iri beberapa mata pun tertangkap olehku. Ah, biarlah. Ini memang malam bahagia kami. Anganku buyar saat seorang perempuan muda berkebaya naik ke panggung dan membisikkan sesuatu. “Mari, Bu, sekarang acara bobot timbang. Ibu berdiri di samping, dan Bapak nanti memangku pengantin,” kata perempuan muda itu mengarahkan kami. Aku hampir lupa, ini adalah pernikahan putri kami tercinta, bukan dua puluh lima tahun lalu saat kami menikah.
Catatan:
Bobot Timbang (salah satu rangkaian adat Pengantin Jawa)
Kedua mempelai duduk di pangkuan bapak mempelai putri. Mempelai putri berada di paha sebelah kiri, mempelai putra di paha sebelah kanan. Upacara ini disertai dialog antara ibu dan bapak mempelai putri. "Abot endi Bapakne?" (Berat yang mana, Pak?) kata sang ibu. "Podo, podo abote," (Sama beratnya) sahut sang bapak. Makna dari upacara ini adalah kasih sayang orang tua terhadap anak dan menantu sama besar dan beratnya.
(Dikutip dari: **(censored)**
#Tantangan Menulis Hari ke-83
#Pentigraf ke-40
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
