Radio Kesayangan
Radio Kesayangan
Oleh: Siti Khotijah
Membicarakan perihal radio, tidak ada yang begitu setia dengan benda berbentuk kotak itu selain Mbah Parni. Perempuan enam puluh tahun itu hari-harinya selalu ditemani radio usang hadiah almarhum suaminya puluhan tahun silam.
Siang itu, sambil mengawasi cucu kesayangannya yang masih berusia empat tahun bermain di teras rumah, Mbah Parni mendengarkan lagu-lagu campursari yang begitu disukainya. Sesekali netra tuanya merem melek dan bibirnya menggumamkan nada tidak jelas mengikuti alunan lagu dari radio.
Saat asyik ikut membongkar pasang leggo bersama cucunya, datang sebuah mobil berhenti di depan pagar. Seorang pria turun dan masuk ke halaman. Mbah Parni bersiap-siap menyambut tamunya itu. Melihat penampilannya, sepertinya rekan bisnis Yoga. Tetapi, mestinya dia tahu di jam-jam ini Yoga dan istrinya pasti berada di galeri batiknya. Jika memang betul, pria itu rekanan Yoga. Ternyata saat sudah dekat, tanpa banyak bicara pria itu menggendong cucu Mbah Parni, kemudian melenggang pergi. Sambil berteriak, spontan Mbah Parni meraih radio kesayangan dan melemparnya sekuat tenaga ke arah pria yang bisa dipastikan akan menculik cucunya itu. Pria itu terhuyung dan melepaskan gendongannya. Mbah Parni mendekat mengambil radionya dan kembali dihantamkan ke kepala pria itu. Serangan radio Mbah Parni kali ini membuat kelenger penculik apes itu. Radio kenangan pun pecah tak berbentuk. Tetapi, berkat radio itu juga cucunya selamat dari penculikan.
#Tagur hari ke-126
#Pentigraf ke-66
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan