Bertahan dalam Kenangan
Bertahan dalam Kenangan
Oleh: Siti Khotijah
Senja membawa semua kenangan
Tentang aku dan kamu yang tak mampu melawan
Karena takdir mencengkeram rasa yang telah tertawan
Oleh pendirian dua kubu yang tak bisa lagi dijadikan sandaran
Sakit raga dan jiwa yang mendera karena perpisahan
Meremukredamkan semua harapan
Air mata tak mampu lagi kutelan
Mana yang benar? dan Siapa pembawa kesalahan?
Bias dalam luapan emosi yang melelahkan
Kalau ego sudah bicara, apa guna sebuah saran?
Tinggal menunggu detik yang tepat untuk hilang kendali
Melepas semua rasa yang sudah terpilin kuat dalam jalinan kasih
Hai, Kamu yang di sana dalam diam
Tetap ingat wajahku dalam kenangan
#Tagur hari ke-219
#Puisi ke-27
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan