Siti Khotijah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Empati Anakku
https://www.facebook.com/1030288850505808/photos/a.1033733050161388/1062282600639766/?type=3

Empati Anakku

Empati Anakku

Oleh: Siti Khotijah

Sejak Lebaran sampai hari ini, kuperhatikan Atha, anakku yang masih duduk di kelas enam SD itu sedikit murung. Wajah penuh senyumnya dengan lesung pipi yang menambah ketampanannya tak terlihat lagi. Usil dan jahilnya yang sering membuat adiknya berteriak tujuh oktaf berhenti total. Rumah jadi sepi tanpa keriweuhan dua anakku itu.

Perubahan sikap Atha yang tiba-tiba membuat kami cemas. Setiap ditanya, ia hanya mengangkat kepalan tangannya ke atas. Lhah, kami kan jadi bingung. Adiknya beberapa kali menggoda kakaknya itu dengan mencubit lalu berlari menjauh. Atha bergeming. Alih-alih membalas ulah adiknya, ia malah tersenyum.

Ayahnya tidak bisa lagi menunggu. Semalam suamiku itu mengetuk pintu kamar Atha. Aku hanya menunggu di ruang tamu menunggu hasil investigasinya. Setelah lima belas menit, akhirnya Mas Setya keluar kamar. Atha mengikuti ayahnya di belakang. Mereka lalu duduk mengapitku. Dalam kebingunganku, Atha menyodorkan secarik kertas. Sebuah puisi berjudul “Darah Saudaraku di Palestina” tertulis rapi. Dengan mata berkaca-kaca, Atha menyampaikan rasa sedihnya melihat berita yang menayangkan kekejaman Israel membombardir Gaza dengan ribuan rudal. Anak-anak banyak yang menjadi korban. “Atha ingin berangkat ke Palestina dan bertempur bersama mereka melawan Israel, Bu,” katanya tegas. Kuusap kepalanya dengan sayang. Kusyukuri empatinya melihat penderitaan saudara seiman di sana. Aku dan Mas Setya saling pandang. Besok pagi ayahnya akan mengajaknya berdonasi untuk membantu Palestina.

#Tagur hari ke-213

#Pentigraf ke-95

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post