Menunggu Cinta
Menunggu Cinta
Oleh: Siti Khotijah
Fitri terlihat gelisah. Bolak-balik ia beranjak dari kursi dan kembali duduk lagi. Wajah gelisah tak bisa disembunyikannya. Seseorang yang diharapkan datang malam ini tak juga menampakkan batang hidungnya. Padahal, sambutan istimewa sudah dipersiapkannya untuk seseorang itu. Lelaki yang telah mengisi hatinya dengan bunga-bunga cinta.
Lelah menunggu, Fitri akhirnya masuk ke kamar. Hanya pesan singkat kepada sang ibu agar membangunkannya jika lelaki pujaan hatinya itu datang malam ini. Sang ibu pun mengangguk pasrah. Berharap agar lelaki itu benar-benar datang meskipun malam beranjak larut. Gelap gulita di luar sana begitu tepat menggambarkan, betapa hati sang ibu juga kelam memikirkan anak gadisnya yang dilanda badai gelisah.
Sang ibu tahu pasti, lelaki yang sekian tahun ditunggu Fitri dengan setia, tak akan pernah mengetuk pintu rumah ini. Cinta Fitri terlalu besar sehingga membutakan hatinya. Mestinya lelaki pengkhianat cinta tak perlu dikasih hati, apalagi harus ditunggu kedatangannya. Tetapi, apalah daya, sang ibu tak bisa menjatuhkan sumpah kepada puteri satunya lagi. Mila, kakak Fitri, mungkin sekarang sudah hidup berbahagia dengan lelaki itu. Danu, lelaki yang memenuhi hati Fitri dengan bunga-bunga cinta itu menjatuhkan pilihan kepada Mila. Dua orang terkasih di hati Fitri itu telah menusuk dari belakang. Harapannya terlalu tinggi hingga membawa semua kewarasannya ketika Danu dan Mila menghilang bersamaan entah ke mana. Sampai sekarang.
#Tagur hari ke-207
#Pentigraf ke-91
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
