Sepenggal Kisah malam
Sepenggal Kisah malam
Oleh: Siti Khotijah
Rembulan nirmala menebar pendar
Biasnya menembus pucuk-pucuk dedaunan
Mangata terjelma indah bak membelah sungai
Gemintang pun tak mau kalah menebar pesona
Menabur gemerlap menghiasi langit malam
Kerlap-kerlip bak adiratna
Bentala mempertunjukkan kekuasaan Sang Maha Pencipta
Netra tak bisa berpaling lagi
Saujana, lazuardi bertaburan memenuhi bumantara
Inilah sepenggal kisahku tentang malam
#Tagur hari ke-250
#Puisi ke-42
#Kata-kata indah dalam bahasa Indonesia
Keterangan:
Nirmala: sempurna
Mangata: bayangan bulan di air yang berbentuk seperti jalan
Adiratna: permata indah
Bentala: bumi
Saujana: sejauh mata memandang
Lazuardi: permata berwarna biru kemerahan
Bumantara: angkasa
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
