Siti Khotijah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belajar dari Angsa
https://www.islampos.com/menafakuri-apa-yang-terjadi-pada-angsa-53657/

Belajar dari Angsa

Belajar dari Angsa

Oleh: Siti Khotijah

Nak, lihatlah sekelompok angsa yang sedang terbang itu

Setelah mereka menghabiskan musim dingin di suatu tempat

Mereka akan kembali lagi ke rumahnya saat musim mulai menghangat

Tidak pernah melupakan dari mana mereka berasal

///

Nak, lihatlah formasi mereka saat terbang

Begitu tertata indah membentuk huruf V

Setiap angsa menciptakan udara yang naik ke atas untuk angsa di belakangnya

Terbang berkelompok ternyata mampu membuat mereka terbang lebih jauh

///

Nak, lihatlah di atas sana

Lihatlah! Ada satu angsa yang keluar dari kelompoknya

Coba kaulihat, berapa lama ia akan bertahan

Saat angsa itu keluar dari formasi, tekanan udara pun lebih besar

Tubuhnya pasti tidak kuat menahannya

///

Nak, coba kaulihat lagi

Angsa itu sudah kembali lagi ke barisannya

Artinya, angsa itu tidak bisa terbang sendiri

Dia butuh bantuan teman-temannya yang sedang terbang di depannya

///

Nak, lihat angsa yang memimpin terbang di depan itu

Bertanggung jawab menentukan arah perjalanan bagi kelompoknya

Amatilah! Saat dia kelelahan, dia akan berganti posisi dengan angsa di belakangnya

Mereka bergantian tugas. Segera angsa di belakangnya mengambil alih pimpinan

///

Nak, suara koak-koak keras mereka bukan karena kelaparan

Mereka sedang saling menyemangati satu sama lain

Dengarkan! Angsa paling belakang terus-terusan bersuara

Mereka menyemangati angsa di depan agar tetap terbang dan menjaga kecepatan

///

Nak, jika salah satu dari mereka ada yang sakit

Dua angsa lainnya akan melindungi dan menolongnya mendarat di tanah

Didampinginya angsa yang sakit sampai benar-benar bisa terbang kembali

Atau, sampai dia mati, dua angsa itu akan tetap bersamanya

///

Nak, bisakah kau ambil pelajaran dari ceritaku ini?

Persahabatan di antara angsa-angsa itu sungguh menyentuh

Perilaku angsa yang kita anggap tidak berotak

Ternyata lebih bijaksana daripada kita, manusia

///

Nak, belajarlah tentang kearifan hidup dari sekitarmu

Jangan menganggap diri paling benar dan berkuasa

Asah rasa dan hatimu dengan melihat dan mendengar sesamamu

Kelak jika meraih kejayaan dan kesuksesan

Jangan pernah tinggalkan dan lupakan keberadaan orang-orang yang telah mendukungmu

#Tagur hari ke-274

#Puisi ke-51

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post