Cinta dalam Diam
Cinta dalam Diam
Oleh: Siti Khotijah
Kusemai rasa yang tak biasa ini di hati
Perasaan berbeda setiap kali tak sengaja bertemu pandang
Sikap santun dan tutur lembut menyapa akrab
Inikah yang dinamakan cinta?
Dulu, tak pernah kupercayai cinta pada pandang pertama
Karena yang kutahu, cinta itu bertunas seiring perjalanan waktu
Bukan kesan pertama saat pertama bertemu
Yang kupercaya ternyata hancur di depanmu
Senyum merekah juga tawa renyah
Terbayang di mata juga terngiang di telinga
Inikah yang dinamakan cinta gila?
Membutakan semua rasa
Inginnya selalu bertemu
Mengagumi paras ayumu
Tapi, menggapaimu serasa pungguk merindukan bulan
Hanya waktu yang bisa menjawab
Semoga hatimu berpaling melihatku
Juga doa kepada Sang Pemberi Cinta
Semoga rasa yang terpendam ini menemukan jalannya
Menyatukan rasaku dengan rasamu
Semoga … suatu saat nanti
#Tagur hari ke-278
#Puisi ke-53
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
