Diary
Diary
Oleh: Siti Khotijah
Kubuka lagi diary usang bergambar bunga
Kertasnya menguning menggambarkan beban usia
Kisah sedih dan gembira berselang-seling tertata
Goresan pena tak beraturan membawa suasana hati
Terkadang aksara tebal dan tegas dengan kalimat membuncah amarah
Juga tipis ramping berkelok indah karena hati yang sedang jatuh cinta
///
Diary membisu menerima tumpah ruah perasaan
Tak pernah berkeluh walau sakit tertindas mata pena
Terkadang harus basah oleh air mata yang tumpah
Rela ditampungnya semua cerita sang pemilik kisah
Menjadi teman setia yang tak mengenal kata pamrih
Diam dan setia menjadi saksi perjalanan hidup
///
#Tagur hari ke-259
#Puisi ke-47
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan