Doa Malam
Doa Malam
Oleh: Siti Khotijah
Pupus sudah tuk bersua dengan kalian
Rindu tawa dan ramai di kelas semakin jauh di mata
Pembatasan mobilisasi dan berinteraksi harus diterapkan
Virus itu masih ada dan bertahan dengan pongahnya
Sepongah kita yang selalu mengabaikan keberadaannya
Lengah dengan protokol kesehatan yang selalu didengungkan
Mulut dan telinga sudah bosan mengingatkan dan diingatkan
Sampai kapan?
Dua kata pemuncak frustasi
Bosan dengan keadaan yang terus berulang
Upaya apalagi untuk menghadang virus ini?
Doa tak henti dimohonkan serta dilangitkan
Hanya menunggu belas kasih Allah semata
Untuk menarik kembali pasukan kecilnya ini
Semoga disegerakan
Hidup normal seperti sedia kala
Aamiin ya Rabbal alaamiin
#Tagur hari ke-256
#Puisi ke-46
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan