Seperempat Daging
Seperempat Daging
Oleh: Siti Khotijah
Semalam saat takbir dan tahmid berkumandang di musala kecil satu-satunya di desa, Udin merasakan kegembiraan luar biasa. Bersama adik perempuannya yang masih berusia lima tahun, bocah tujuh tahun itu mengajak simbahnya untuk mengikuti takbir. Bibir tua simbah bergetar melafalkan asma Allah.
Dua bocah itu kehilangan bapak dan ibu mereka yang meninggal karena wabah penyakit. Kemiskinan membuat mereka tak tersentuh medis. Uang dari mana untuk membayar dokter? Sedangkan untuk makan sehari-hari saja mereka mengandalkan upah memburuh di sawah. Tidak ada panenan, berarti tidak ada uang. Mereka meninggal hanya selisih satu hari. Dalam sekejap, Udin dan adiknya harus menjadi yatim piatu. Sejak itu, mereka diasuh oleh simbah.
Beberapa kali simbah keluar rumah seperti memastikan sesuatu. Wajahnya tampak kecewa ketika apa yang diharapkan berbeda dengan kenyataan. Bayangan akan membuatkan masakan istimewa untuk kedua cucunya pelan-pelan mulai pudar. Mata tuanya berkaca-kaca melihat kedua cucunya yang sedang bermain di halaman rumah. Hingga lewat waktu asar, tak ada seorang pun yang mampir ke gubuk mereka. Simbah menangis dalam hati. Masih ada sepotong tempe untuk lauk makan malam. Ketukan pintu menjelang magrib mengubah suasana muram di gubuk itu menjadi tawa gembira Udin dan adiknya. Sate dan gule siap makan kiriman dari tetangga terhidang di meja. Simbah tak lagi menginginkan seperempat daging kambing yang tadi pagi sangat diharapkan.
#Tagur hari ke-275
#Pentigraf ke-112
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
