Harga Sebuah Kepercayaan
Harga Sebuah Kepercayaan
Oleh: Siti Khotijah
Enam bulan menjadi asisten pribadi Pak Sugondo membuat Rudi mengerti betapa sibuk tuannya itu. Dua puluh empat jam waktu yang tersedia sepertinya kurang untuk beliau beraktivitas.
Tidak bisa dimungkiri, kondisi ekonomi yang semakin menghimpit karena pandemi tak berkesudahan membuat masyarakat kecil semakin menjerit. Mereka butuh uluran tangan untuk membantu memperbaiki situasi yang serba tidak pasti ini. Pak Sugondo merasa perlu untuk menampakkan muka di hadapan mereka jika pemilu tahun depan ingin terpilih lagi.
Rudi menghadap Pak Sugondo di ruang kerjanya. Pria paruh baya yang selama enam bulan ini dilayaninya itu duduk dengan jumawa di kursi kebanggaannya. Meski sudah setengah abad, sisa-sisa ketampananya di usia muda terlihat jelas. Dengan terbungkuk-bungkuk Rudi mendekat ke meja tuannya. Ia sudah siap dengan perintah tak terduga selanjutnya seperti perintah-perintah sebelumnya. Saat itu, Rudi harus mendatangi sebuah rumah di pelosok desa untuk menemui seorang gadis. Dengan membawa segepok uang, Rudi memaksa keluarga si gadis untuk tidak memasalahkan lagi bayi siapa yang ada di dalam perut puterinya itu. Untuk perintah kali ini, Rudi harus memesankan dua puluh baliho yang akan di pasang di tempat-tempat strategis. Baliho berisi tulisan bagaimana Pak Sugondo disertai atribut partainya begitu peduli dengan nasib rakyat yang semakin terpuruk karena hantaman pandemi. Cukup baliho untuk mewakili keberadaannya. Rudi tersenyum kecut.
#Tagur hari ke-302
#Pentigraf ke-123
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
