Mawar sang Pecinta
Mawar sang Pecinta
Oleh: Siti Khotijah
Mawar merekah menebar pesona
Bermahkota merah darah memanja mata
Terayun anggun oleh semilir angin yang menyapa
Embun menetes di sela-sela kelopaknya
Tangkai pun rasakan guyuran air menyegarkan
///
Mawar merekah menggoda mata
Bagai gadis remaja yang baru mengerti cinta
Malu-malu sembunyikan rasa di dalam dada
Hanya kerling mata menatap sang pujaan
Mawar pun menunggu pecinta memetik bunganya
///
Bunga mawar merunduk layu
Keindahannya hanya sesaat saja
Tak abadi seperti yang dipinta
Mawar lambang cinta tuk tersayang
Penyampai rasa sang pujangga cinta
Pada bunganya kutitipkan rindu yang belum terungkap
Untukmu ….
yang memenuhi ruang hati
dengan mawar merah darah
#Tagur hari ke-311
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
