Menjemput Damai
Menjemput Damai
Oleh: Siti Khotijah
Sepi menawan hati
Sunyi mengungkung diri
Hening merantai nurani
///
Dersik angin menambah letih
Membuka luka kembali perih
Sakit membawa jerih
///
Tak tahu ke mana kaki melangkah
Tak sadar ternyata telah hilang arah
Ingin berteriak ungkap semua amarah
///
Pada gemintang penuntun jalan
Juga pada benderang bulan
Mencoba mencari jejak jalan
///
Asa harus tetap mengobar nyala
Memberi setitik dian penyemangat jiwa
Hingga penat mengoyak nelangsa
///
Di sini kuterduduk dan bersimpuh
Mengobati hati yang terluka dan melepuh
Hingga damai menjemput teduh
#Tagur hari ke-301
#Puisi ke-64
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
