Sebuah Renungan
Sebuah Renungan
Oleh: Siti Khotijah
Begitu cepat waktu berlalu
Suka duka bergantian menyapa
Terkadang hati tak bisa menerima
Mengapa semua ini harus terjadi?
Tawa sesaat berubah menjadi tangis pilu
Jantung bagai tercerabut dari rongga dada
Begitu tiba-tiba hingga tak menyempatkan helaan nafas menghirup udara
Ya Allah Yang Maha Pengasih
Kami hanya menjalankan peran sesuai skenario-Mu
Tak ada yang sia-sia di setiap peristiwa yang kami singgahi
Hanya doa memohon ampun atas segala kesalahan yang bisa kami pinta kepada-Mu
Kami akan menelisik dan menyambut hikmah itu
Pasti yang terbaik telah Kaupersiapkan tuk menjadi renungan
Sejatinya, hidup di dunia hanya sekadar menumpang minum saja
Dunia adalah fana
Akhirat adalah kekal
Izinkan kami kelak kekal di jannah-Mu
Aamiin ya rabbal alaamiin
#Tagur hari ke-300
#Puisi ke-63
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan