Album Foto - Pentigraf - 19 (Tamugusi ke - 27)
Cuaca sore yang cerah kota Cirebon namun sedikit panas saat ada suara orang mengetuk pintu depan. Ibu membuka pintu dan mempersilahkan tamu itu masuk dan duduk di ruang tamu. Tamu itu lalu menanyakan apakah benar ini rumah dik Siti. Setelah dijawab iya, lalu dia memperkenalkan diri namanya Toto dari Bandung dan sekarang kerja di sebuah universitas di kota ini sebagai tenaga pendidik. Lalu dia bercerita bahwa kenal baik dengan Siti putrinya yang sedang kuliah di Jakarta dan sempat beberapa kali main ke kosnya.
Ibu masuk ke dalam untuk membuatkan minum. Toto lalu mengambil album yang tergeletak di meja tamu. Hatinya seakan berhenti berdetak saat membuka album ternyata berisi foto-foto manten orang yang ditaksirnya sejak lama. Dia meletakkan kembali album itu ke tempatnya saat melihat ibu keluar sambil membawa minuman. Ibunya lalu mempersilahkannya minum dan menikmati senek dengan penuh keramahan.
Toto menyeruput teh manis lalu mengambil nafas dalam-dalam sebelum lanjut bicara:” Begini bu, sebenarnya saya memendam rasa yang dalam kepada putri ibu yang kuliah di Jakarta. Namun kesalahan saya adalah selalu menunda untuk mengutarakan isi hati saya pada putri ibu. Saya bermaksud melamarnya kelak jika saya sudah dapat pekerjaan. Rupanya saya terlambat bu karena putri ibu sudah menikah duluan. Saya hanya bisa mendoakan semoga rumahtangganya samara bu.” Ibu hanya mengaminkannya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan