Sensitif Gender - Pentigraf - 8 ( Tamugusi ke - 16 )
Terdengar suara sepeda motor suami yang habis pulang dari belanja. Waktu menunjukkan pukul 07.30. Tak lama terdengar suara suami Siti memanggil dari dapur. Siti yang sedang membuat ppt bersuara tentang bacaan zikir dan doa bakda shalat fardhu untuk keperluan pelatihan on line mahasiswa yang akan purna pun segera menghentikan kegiatannya. Padahal belum merekam suara untuk setiap slide. Ppt bersuara harus selesai hari ini dan segera kirim ke bagian IT kampus. Siti langsung lari menuju arah suara. Suaminya mengeluarkan belanjaannya dari tas kain berwarna hijau yang biasa dibawa ke pasar untuk belanja. Suami pingin masak sayur bobor dan tempe goreng plus sambel terasi.
Anak lanang yang baru keluar dari kamarnya bertanya: “Masak apa mah?” Mamahnya dengan senang hati menjawab dan mengajarinya masak bobor bayam yang memang sangat gampang. Dia meneruskan masak karena mamanya lagi mengejar deadline membuat ppt bersuara. Tapi suaminya yang sedang berada di aula memanggil minta tolong untuk menyiapkan rapat rutin on line setiap Ahad pagi dengan aplikasi Zoom.
“Mah…ayo sarapan sudah siap nih,” suara anak lanang terdengar dari meja makan yang letaknya jadi satu dengan dapur. Sudah terhidang di meja makan sayur bobor, sambel trasi Lombok, tempe dan terong goreng. Alhamdulillah…suami belanja, anak lanang masak…mereka berdua memang sensitif gender. Masak dan belanja tak harus perempuan.
Yogyakarta, 16 Desember 2020
Sumber gambar : kututrit.blogspot.com
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
