Demi Masa ( Tamugusi ke - 46 )
Masih ingat lagu Demi Masa yang didendangkan oleh kelompok nasyid asal Malaysia yaitu Raihan? Lagu itu sudah sangat lama, namun saya masih hapal lagu tersebut karena sangat simpel iramanya. Lagu itu berisi terjemahan Qur’an surat Al 'Asr/waktu asar ayat 1 - 3 dan hadits tentang Ingat lima perkara sebelum lima perkara. Lengkap dari lirik lagu tersebut adalah sebagai berikut :
Demi masa sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan yang beriman dan beramal sholeh
Demi masa sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan nasehat kepada kebenaran dan kesabaran
Gunakan kesempatan yang masih diberi moga kita takkan menyesal
Masa usia kita jangan disiakan kerna ia takkan kembali
Ingat lima perkara sebelum lima perkara
Sihat sebelum sakit
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
Hidup sebelum mati
Irama lagu ini sangatlah mudah dihafal dan liriknya juga gampang diucapkan hanya diulang-ulang, namun barangkali yang sulit adalah mengamalkannya.Karena faktanya adalah banyak nasihat yang berlalu begitu saja lantaran manusia itu sering trjebak pada urusan-urusan yang remeh temeh sehingga lupa pada urusan yang besar dan penting utamanya untuk kehidupan sesudah mati.
Masa artinya adalah waktu. Allah bersumpah demi waktu, dalam hal ini adalah waktu 'asar. Manusia itu sangatlah rugi jika tidak beriman dan beramal sholeh. Beriman pada Allah subhana wata'ala dan Rasulullah SAW. Pembuktia bahwa seseorang itu beriman adalah dengan beramal sholeh bukan beramal yang salah. Amal sholeh yakni beramal atau bertindak sesuai dengan firman Allah SWT yang terhimpun dalam kitab suciNya yakni Al Qur'anul kariem, serta sesuai hadits nabi Muhammad SAW sebagai orang yang mmeberitakan firman Allah SWT sekaligus yang pertama kali mengamalkannya. Disamping harus beriman dan beramal sholeh maka agar manusia tak rugi mereka juga harus saling menasehati dalam hal kebenaran dan kesabaran, Terkadang yang namanya manusia itu lalai dan lupa terhadap kebenaran maka harus saling mengingatkan. Juga tatkala ada ujian hidup manusia itu sering berkeluh kesah dan tak sabaran maka harus saling menguatkan agar bersabar tetap di jalan Allah.
Lagu tersebut juga mengambil hadits tentang lima perkara sebelum lima perkara. Dari Amru bin Maimun bin Mahran sesungguhnya Nabi Muhammad Saw berkata kepada seorang pemuda dan menasehatinya, “Jagalah lima hal sebelum lima hal. (1) Mudamu sebelum datang masa tuamu, (2) sehatmu sebelum datang masa sakitmu, (3) waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu, (4) kayamu sebelum miskinmu, (5) hidupmu sebelum matimu.
Terkadang kita bermain-main dengan waktu akhirnya banyak perkerjaan terbengkelai, target hidup lewat, suka menunda sesuatu yang baik untuk dikerjakan. Maka penting sekali untuk selalu menggunakan masa mudamu sebelum masa tuamu. Sihatmu sebelum sakitmu, Memanfaatkan waktu luang seproduktif mungkin sebelum tiba masa yang sangat sibuk. Masa saat lagi ada rejeki untuk memanfaatkan pada jalan Allah yakni sodaqoh. Yang paling inti adalah mada hidupmu sebelum ajal menjemput.
Raihan dengan lagunya Demi Masa itu menasihati kita semua yang masih hidup, sehat, banyak rizki, masih muda dan kelapangan agar bersikap dan bertindak bijaksana dengan waktu atau kesempatan yang ada. Karena jika waktu pergi maka tak akan kembali, demikian juga jika kita sudah mati tak bisa berbuat apa-apa lagi meski nangis tersedu-sedu untuk dikembalikan hidup hanya untuk memperbaikinya. Kesemptan itu sudah tertutup.
Wallaahu a’lam.
Yogyakarta, 13 September 2020
Sumber gambar : uangdarirumah.com
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
