Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Dokter Ikhlas - Pentigraf - 34 ( Tamugusi ke - 47 )
Jenazah Covid-19

Dokter Ikhlas - Pentigraf - 34 ( Tamugusi ke - 47 )

Ruangan itu terasa senyap. Hanyalah suara jam dinding berdenting. Jarum jam masih menunjukkan angka 03.00. Tirai menutup jendela dengan rapat. Ada beberapa yang terbaring tak berdaya di kiri dan kanan. Nafas mereka terasa berat laksana ada yang menindih dengan batu besar. Dinding tembok tebal menjadi saksi setiap peristiwa dalam ruangan itu. Ruangan Intensive Center Unit adalah tempat yang menegangkan di setiap rumah sakit, pun juga di rumahsakit itu. Dini hari itu dia yang selama ini adalah orang yang begitu gagah kuat dan tampan, kini terkulai lemah tak berdaya. Dia yang selama ini sigap menolong para pasien covid-19 sedang mendapat giliran menjadi orang yang paling membutuhkan pertolongan intensif. Respirator menjadi alat yang paling dibutuhkan untuk sekedar membantu pernapasan agar oksigen berhasil masuk ke dalam paru-parunya sehingga kehidupan di sana bisa dan amsih akan terus berlangsung. Sudah tiga hari sosok itu terkulai di dipan lux penuh dengan peralatan medis khas ruangan ICU termasuk respirator yang menempel di hidung mancungnya.

“Assalamu’alaikum wahai dokter Ikhlas, aku hadir diutus Allah untuk menjemputmu pulang. Lelahmu untuk mengabdi pada kemanusiaan sudah cukup. Kini saatnya pulang,” kata Izroil. Dokter itupun hanya mengangguk walau dalam hatinya dia masih ingin terus mengabdi karena masih banyak orang tak berdaya butuh uluran tangannya. Tiba-tiba nafasnya berat dan semakin berat menjemput sakarotil maut. Perlahan ia sebut nama Allah Allah dan perlahan-lahan nafasnya pergi dan Innalillahi wa innailaihi roji’uun.

Keluarganya tak berdaya dan hanya menangis melepas orang yang paling disayangi, dihormati, di tauladani untuk berpulang kembali ke Sang Khalik. Petugas dengan APD lengkap mengangkatnya untuk di perlakukan sebagai jenazah korban covid-19 hingga ke tempat peristirahatan terakhir. Rest in peace dokter Ikhlas.

Yogyakkarta, 14 September 2020

Sumber gambar : alodokter.com

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post