Kenangan di Bromo - Pentigraf - 27 ( Tamugusi ke - 35)
Setelah menempuh perjalanan sekitar 9 jam dari Yogyakarta, persis pukul 04.30 rombongan piknik sekolah bu Yekti sudah tiba di Bromo. Bis parkir di tempat parkir yang tersedia. Rombongan selanjutnya diangkut dengan mobil jeep. Seperti konvoi rombongan menggunakan jeep secara berurutan. Sangat seru…saling berteriak…antara senang dan takut…Mereka mengejar pemandangan yang langka, yakni menyaksikan sun rise atau matahari terbit dari puncak gunung bromo. Tentu ini sesuatu yang sangat shahdu. Subhanallah…luar biasa ciptaan Tuhan, matahari muncul dari peraduannya menyapa mereka yang hadir dengan senyum dan mata berkedip-kedip.
Setelah puas menyaksikan matahari terbit, rombongan melaksanakan isoma lanjut jalan-jalan menikmati suasana. Ada yang makan sate kelinci, ada yang makan jajanan lain yang ditawarkan pedagang juga ada yang menikmati bekal sendiri. Beberapa teman ada yang naik kuda yang ditawarkan oleh para pemilik kuda untuk jalan-jalan menikmati pemandangan gunung yang sangat cantik.
Bu Yekti guru seni budaya yang lincah ditantang naik kuda oleh teman-teman. Merasa ditantang dia terpacu adrenalinnya sehingga menerima tantangan mereka. Saat mau naik dia merasa ciut hatinya karena kudanya melirikkan matanya ke bu Yekti. Namun, dia tetap berusaha naik dan akhirnya berhasil duduk di pelana kuda. Tiba-tiba kudanya memberontak gak mau jalan. Rupanya bu Yekti saking ditahan takutnya malah ngompol, sehingga kudanya merasa punggungnya panas lalu berontak. Seketika bu Yekti meloncat turun dari kuda dan jatuh di pasir Bromo. Teman-temannya terpingkal-pingkal sambil membantunya bangun. Kudanya malah bergumam:”Kurang asem, aku diompoli. Awas nanti yah.”
Yogyakarta. 03 September 2020
Sumber gambar : Liputan6.com
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
