Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kopi dan Keluarga  ( Tamugusi ke - 85 )
Segelas kopi campur.

Kopi dan Keluarga ( Tamugusi ke - 85 )

Oleh: Siti Nurhayati

Kopi adalah minuman yang sangat popular. Hampir setiap orang mengenal kopi dalam kehidupannya. Meskipun tidak semua orang dapat menikmati kopi terutama bagi mereka yang mempunyai alasan kesehatan, namun pasti mereka tau apa itu kopi, demikian juga keluarga saya. Kami penggemar kopi campur.

Di keluarga saya selalu tersedia aneka macam minuman termasuk kopi di dalamnya. Ada kopi hitam, kopi putih, dan kopi campur. Tentu saja semuanya adalah beli dari pasar. Kami hampir tidak pernah memproduksi kopi sendiri, walau dulu pernah tumbuk kopi sendiri hasil panen kopi di kebun eyang saat masih kecil.

Dari sekian merek kopi di pasaran, yang paling sering di beli adalah Kopi Kapal Api untuk kopi hitam, white coffee Luwak untuk kopi putih namun kopi putih tidak favorit di keluarga kami, dan terkahir adalah GoodDay untuk kopi campur.

Kopi campur tentulah bukan kopi murni karena ini merupakan kopi instan tinggal seduh karena sudah tercampur di dalamnya kopi, gula pasir dan creamer. Dulu kopi campur kegemaran keluarga adalah Coffee Mix dari Nescafe. Kemudian kami pindah ke Coffee Mix Indo Café. Bahkan sampai banyak wadahnya yang dari gelas. Apa lagi kalau pas lebaran, banyak sekali bingkisan yang di dalamnya ada Coffee Mix Indocafe sehingga wadahnya numpuk. Berjalannya waktu pilihan keluarga jatuh pada GoodDay. Hal ini karena variannya yang banyak sehingga jika bosan rasa yang satu tinggal pilih rasa yang lain. Namun yang paling sering dibeli adalah yang bungkusnya merah dan biru.

Suami dan saya rajin menyeduh kopi campur GoodDay. Setiap bangun tidur saya atau suami merebus air untuk menyeduh kopi. Saya jarang membuatkan kopi suami karena suami lebih senang menyeduh sendiri. Jika sekali-kali saya menyeduhkan kopi untuknya, pasti saja ada yang kurang. Entah nanti ditambah gula lagi, atau ditambah air panas lagi, atau bahkan ditambah kopi hitam lagi. Jadi lah kami membuat kopi masing-masing.

Cara menyeduh kopi antara saya dan suami selalu tidak sama. Suami selalu menggunakan gelas besar ukuran satu liter. Gelasnya berat karena gelasnya tebal sekali, tinggi dan besar. Setelah ambil gelas tersebut, suami akan mengambil satu sachset coffee GoodDay terus digunting lalu dimasukkan ke dalam gelasnya. Setelah itu ditambah satu sendok tek kopi hitam plus tiga sendok teh gula pasir. Diaduk rata sebelum diseduh air mendidih.

Saya menyeduh kopi menggunakan gelas yang lebih kecil. Campurannya satu sachset GoodDay plus creamer plus sedikit gula pasir kemudian diseduh air mendidih. Saya tunggu sebentar agak dingin baru saya seruput sedikit-sedikit hingga tuntas. Selagi suhunya suam-suam kuku itu sangat nikmat disruput. Ditemani biscuit malkist cracker maka minum kopi campur akan lebih syahdu. Biasanya langsung saya habiskan sambil duduk di depan laptop. Bagi saya minum kopi kalau sudah dingin itu tidak nikmat.

Suami saya beda lagi. Setelah kopi satu gelas besar selesai dibuat, nanti beliau hanya menikmati sedikit saja dengan sendok. Kemudian sisanya dibiarkan hingga dingin. Tak lama anak saya yang sulung laki-laki dan cucu saya yang masih kecil datang. Kemudian mereka berdua akan menikmati kopi buatan suami saya. Herannya suami juga tidak merasa kesal. Bahkan seperti sengaja membuat kopi dengan gelas besar untuk dinikmati bertiga. Bukan tidak bisa buat kopi sendiri, tapi menikmati kopi buatan suami lebih nikmat kata anak dan cucu saya. Mereka akan terlibat ngobrol dengan menikmati kopi dan senek ala kadarnya. Bahagia dengan menikmati kopi. Alhamdulillah.

Maguwoharjo, 18 Oktober 2020

Sumber gambar : gallery pribadi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post