Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Menantu Idaman - Cerpen Bagian ke 6 ( Tamugusi ke - 65 )
Menikah

Menantu Idaman - Cerpen Bagian ke 6 ( Tamugusi ke - 65 )

Bagian 6. Kedatangan Calon Besan

Ahad pagi itu rumah bu dan pak Suryo ramai. Ada adik-adik pak Suryo yang jumlah ada tujuh. Pak Suryo adalah sepuluh bersaudara. Pak Suryo nomor 2. Kakaknya sudah meninggal dan satu adiknya juga sudah meninggal. Mereka membantu mempersiapkan segala-sesuatu untuk menyambut kunjungan balik dari keluarga pak Arif Rahman calon mertua Cahyo.

Bu Suryo sendiri hanya lima bersaudara. Tinggalnya di luar kota. Hanya satu yang tinggal satu kota yakni kakak tertua. Namun tidak dilibatkan dalam hal persiapan menyambut kehadiran calon besan. Hanya beliau diminta hadir pas acara akan dimulai saja.

Sebenarnya tidak perlu ada kunjungan balik setelah khitbah, namun nampaknya keluarga pak Arif Rahman juga ingin bersilaturhami sebelum mereka benar-benar menjadi besan. Terutama ibunya Tyas yang ingin sekali bertandang dan melihat sendiri kondisi keluarga calon besannya itu. Maka mereka mengabari bahwa keluarga besarnya akan datang pada hari itu. Karena untuk menghormati mereka, maka keluarga pak Suryo mau tak mau harus membuat persiapan untuk menyambut kedatangan mereka.

Rumahnya yang besar tidak menyulitkan mereka untuk mengaturnya. Sekira 30 orang masuk ke rumah pak Suryo pun masih longgar. Hanya butuh penataan yang tidak terlalu rumit. Kursi-kursi yang ada cukup di jejerkan lebih rapat untuk duduk orang banyak. Namun tidak boleh terlalu rapat karena masih kondisi pandemic covid-19, maka penataannya pun sedemikian rupa agar berjarak satu sama lain.

Di halaman depan tidak lupa disiapkan 2 ember air yang ada kerannya lengkap dengan sabun dan tissue untuk para tamu cuci tangan sebelum masuk ke dalam rumah pak Suryo.Termo gun juga disiapkan untuk mengecek suhu mereka setelah mereka cuci tangan.

Senek istimewa telah dipesankan khusus. Bu Suryo memesan senek di toko roti yang sudah terkenal di kotanya sebanyak 50 box, Isinya ada rainbow cake, lemper istimewa, sus kering, roti keju, brownis dan satu lagi adalah bakwan udang special. Sekira satu boxnya adalah Rp. 20.000.

Untuk hidangan makan besar adalah nasi putih dengan lauk pauk yang tentu saja juga istimewa. Lauknya terdiri dari ikan gurami bakar, semur daging sapi, sambel goreng kentang, acar timun plus wortel dan nanas, urap, ayam bacem, cah brokoli plus sosis, sup rolade, sosis dan bakso. Tak lupa ada sambel dan kerupuk udang. Untuk desert ada pudding dan es krim. Sedangkan buahnya ada pisang susu dan jeruk manis. Semuanya disiapkan oleh Anugerah Catering Yogyakarta. Disediakan juga bakso istimewa.

Pukul 10.00 rombongan keluarga pak Arif Rahman tiba. Mereka jadi satu kendaraan. Pak Arif sengaja menyewa minibus Elf supaya muat banyak dan longgar. Bersama rombongan ada Tyas dan kedua orang tuanya, ada pak Bayu Bersama istri dan kedua anaknya, ada juga keluarga kakak dan adiknya pak Arif. Semua berjumlah 20 orang sudah termasuk anak pak Bayu.

Setelah rombongan keluar dari Elf, mereka berjalan memasuki pintu gerbang keluarga pak dan bu Suryo, sedangkan Elf mencari tempat parkir yang aman tak jauh dari rumah pak Suryo. Mereka membawa oleh-oleh khas tempatnya Tyas lalu diserahkan pada keluarga pak Suryo yang diterimakan oleh adik-adik pak Suryoi untuk dibawa masuk. Rombongan satu per satu cuci tangan dan sebelum masuk dicek suhu yang dilakukan oleh salah satu adik pak Suryo.

“Assalamu’alaikum warah matullahi wabarokatuh,” demikian ucapan salam oleh pak Arif Rahman dan rombongan.

“Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarokatuh, selamat dating di tempat kami,” demikian dijawab oleh pak Suryo dan keluarga besarnya.

Mereka semua dipersilahkan masuk dan duduk di tempat duduk yang telah dipersiapkan dengan rapi.

“Bagaimana perjalan , apakah lancar? Tanya pak Suryo

Pak Arif menjawab,”Alhamdulillah pak lancar. Waktu satu jam perjalan tak terasa. Kami berangkat dari rumah pukul 09.00 dan tau-tau sudah sampai di rumah pak Suryo sekeluarga.”

“Silahkan minum-minum dulu dan menikmati senek ala kadarnya sambil ngobrol santai,” pak Suryo menawarkan pada tamunya dengan ramah.

Bu Arif memandang keliling ruangannya seakan takjub dan tak percaya bahwa putrinya mendapatkan calon suami dari keluarga yang kaya dan bermartabat.

Sambil menikmati minuman dan senek bu Arif ngobrol dengan bu Suryo tentang anak mereka masing masing. Pak Arif ngobrol dengan pak Suryo. Dan yang lain-lain juga ngobrol santai. Tidak ada acara resmi hanya ramah tamah biasa. Dan Tyas tentu saja ngobrol sama Cahyo. Intinya dalam kunjungan ini, keluarga pak Arif ingin membicarakan dan memantapkan tanggal pernikahan putra putri mereka serta hal-hal teknis lainya terkait hal tersebut.

Setelah ngobrol banyak, bu Suryo mengajak mereka semua untuk menikmati hidangan makan siang. Pak Suryo mengajak pak Arif dan yang lainnya untuk menuju meja prasmana dan mengambil makan siang sesuai selera mereka. Ada yang langsung ambil makan besar, namun ada juga yang menikmati bakso istimewa terlebih dahulu.pak Bayu dan keluarganya adalah yang menikmati bakso dahulu diikuti oleh Tyas dan Cahyo. Mereka sambil makan bakso terlibat obrolan santai yang asyik.

Mereka semua terlihat gembira terutama adalah ibunya Tyas dan Tyas karena merasa derajatnya lebih terangkat karena mendapatkan Cahyo yang sudah sangat mapan. Ibunya Tyas ingin nanti pas hari pernikahan digelar secara besar-besaran. Ibunya ingin putri semata wayangnya yang akan berjodoh dengan Cahyo dimafhumkan oleh seluruh orang di desanya.

Setelah acara kunjungan dirasa cukup, pak Arif mohon pamit pad pak Suryo sekeluarga. Mereka semua naik Elf dan pulang. Mereka semua merasa bahagia. Tak hentinya ibunya Tyas mengucapkan terimakasih pada Bayu adiknya yang telah memperkenalkan Tyas putrinya pada Cahyo atasan Bayu di kantor tempatnya bekerja.

Bersambung

Yogyakarta, 2 Oktober 2020

Sumber gambar : jemput.jemput.com

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post