Menjenguk Teman Melahirkan - Pentigraf ke - 46 (Tamugusi ke - 158)
Siang itu sepulang dari mengajar guru-guru berkunjung ke dua teman guru yang baru saja melahirkan. Kedua tempat mereka berlawanan arah. Yang satu di utara, satunya lagi di selatan. Pertama ke tempat guru A yang melahirkan bayi perempuan. Dirasa cukup kami melanjutkan untuk jenguk bayi ibu B yang bayinya laki-laki.
Rombongan beriringan menuju rumah ibu B. Lumayan jauh dan harus menyeberangi ringroad. Yang lain sudah jauh ke depan, saya beriringan dengan teman saya di belakang. Saya di depan teman saya mengikuti saya dari belakang. Belaiu adalah ibu guru yang mengajar PKN usianya lima tahun di atas saya. Saya sebentar-sebentar melihat spion untuk memastikan beliau masih di belakang saya. Tiba-tiba saya kehilangan beliau. Saya menghentikan motor menunggu beliau. Sementara teman yang lain sudah jauh di depan. Padahal saya juga belum tau rumah ibu B.
Karena lama banget, saya ambil gawai mau menanyakan apa yang terjadi. Ternyata ada pesan dari beliau yang berbunyi, “Bu, saya tidak jadi jenguk ibu B sekarang, karena tadi saya jatuh rok saya masuk gir motor. Saya ditolong sama seorang pemuda tampan. Saya tidak apa-apa tapi saya malu karena rok saya digunting sama mas itu. Kalau tidak digunting motor saya gak bisa jalan” Akhirnya saya lanjutkan sendiri perjalanan ke tempat ibu B.
Maguwoharjo, 14 November 2020
Sumber gambar: review.bukalapk.com
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
