Merindumu ya Rasulullah (Tamugusi ke - 106)
Oleh:
Siti Nurhayati, S.Ag., M.pd.
Aku harus mengenalmu lebih dekat
Namun engkau telah tiada sejak berabad-abad
Aku lahir jauh setelah engkau selesai memberi pengajaran
Padahal aku harus mengenalmu secara utuh
Supaya aku bisa mengambil pelajaran yang banyak tentangmu
Supaya aku bisa mengambil banyak tentang ajaranmu
Aku baru sedikit sekali mengenalmu
Aku mendapatkan pengetahuan tentangmu dari para guru
Jika para guru tak menulis banyak tentang dirimu
Jika para guru tak bertutur banyak tentang dirimu
Jika aku malas mendengar kisah dirimu
Jika aku malas membaca sejarahmu
Bagaimana mungkin aku bisa lebih mengenalmu
Bagaimana mungkin ada hubungan batin antara aku dengan dirimu
Konon engkau adalah manusia agung yang telah Allah pilih menjadi rasul
Konon engkau telah diangkat menjadi guru umat manusia agar mengerti
Bahwa hanya Allahlah satu-satunya Dzat yang wajib disembah, diturut, ditaati
Kini aku yakin tanpa mengenalmu maka aku tak bisa meneladanimu
Jika tak bisa meneladanimu maka rusak akhlakku
Jika rusak akhlakku maka tersesatlah aku
Jika tersesat jalan hidupku maka aku tak dapat syafa’at
dan tak bisa bertemu denganmu kelak di surga Allah
Oleh karena itu ...
Selangkah demi selangkah aku mendekati ajaranmu
Aku sangat merindukanmu ya Rasulallah
Shollu ‘ala nabi , shollu ‘alaihi wasalam
Maguwoharjo, Jum’at 30 Oktober 2020
Sumber gambar: TribunStyle.com-Tribunnews.com
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
