Operasi Tiroid - Bagian ke 5 (Tamugusi ke 169)
Bagian 5. Konsultasi di Poli Onkologi
Mengetahui dokter Onkolog rumahsakit tersebut cuti, saya kemudian harus menjadwal ulang kapan harus operasi. Saya butuh waktu 6 tahun untuk kemudian membulatkan tekat bahwa saya harus operasi. Mengapa begitu lama? Ya saya kemudian disibukkan oleh banyak hal termasuk sibuk kuliah S2, bahkan seakan lupa kalau masih memiliki masalah tiroid di leher, karena tidak sakit sama sekali.
Saya mendatangi Rumah Sakit Pratama UIN untuk mendapatkan Surat Rujukan ke poli Ongkologi RSPAU Harjolukikto dari dokter yang bertugas di sana. Dokter bertanya ini itu yang intinya heran bahwa saya belum menuntaskan masalah tiroid yang sudah sekian lama. Saya jawab bahwa waktu itu dokter Onkolog cuti tahunan sehingga hilang mood, tapi sekarang sudah mantap mau menyelesaikan masalah kesehatan saya.
Pagi-pagi sekali saya sudah antri dan mendapatkan nomor yang awal. Namun sayangnya pasien yang belum ditangani kemarin itu yang diutamakan. Dan juga karena ini rumah sakit milik Angkatan Udara maka pasien sipil harus mengalah jika ada pasien dari mereka dan keluarganya. Saya dipanggil masuk ketemu dokter Gede setelah selesai pasien yang ke 10. Pasien di poli Onkologi berasal dari jauh-jauh. Umumnya penderita kanker payudara dan juga kanker yang lain. Pokoknya semua yang memiliki benjolan yang dicurigai kanker langsung ke poli Onklologi.
Poli Onkologi bersebelahan dengan poli bedah ortopdei. Saya menjadi akrab dengan pemandangan orang yang rata-rata habis kecelakaan dan mengalami patah tulang. Setelah di dalam ruangan dokter Gede, saya melihat ada tiga kursi di samping ada ranjang pasien untuk periksa. Kursi kesatu untuk pasien yang baru dipanggil masuk. Kursi kedua untuk pasien yang sudah menghadap dokter namun belum konsultasi. Kursi ketiga untuk pasien yang sedang berkonsultasi. Jika yang sedang konsultasi sudah selesai dia akan keluar lewat pintu keluar, lalu yang sebelahnya geser untuk konsultasi. Kemudian yang satu duduk dekat pintu berjalan untuk duduk di sebelah pasien yang sedang konsultasi. Kemudian perawat akan memanggil nomor antrian berikutnya untuk masuk ruangan. Demikian seterusnya.
Berada di ruangan dokter otomatis saya menyaksikan apa yang terjadi dalamnya. Bagiamana dokter menanyakan dan menjawab keluhan pasien, bagaimana memeriksa pasien di ranjang pasien. Dokter juga sekaligus memberikan edukasi pada Co-as dokter baru yang sedang praktek, ada dua perawat juga yang membantu beliau..
Tiba giliran saya menghadap dokter Gede Heriyanto, Sp. (B) Onkolog. Setelah melihat buku rekam medis, kemudian beliau menanyakan apa keluhan saya. Saya bilang bahwa ada benjolan kecil di leher yang berasal dari kelenjar tiroid. Kemudian beliau minta saya melepas jilbab lalu berdiri di belakang saya. Beliau meraba leher saya dan menemukan benjolan. Dokter menanyakan sudah berapa lama menyadari ada benjolan. Saya bilang sekitar 6 tahun yang lalu. Beliau kaget dan bilang bahwa kalau menabung uang tidak masalah tapi kalau menabung penyakit itu salah besar. Benjolan sudah besar walau tak nampak dari luar.

Selesai memeriksa beliau kembali duduk di kursinya, membuka lembar baru buku rekam medis, lalu menggambar dengan penanya benjolan tiroid dengan bentuk yang saya kurang paham, lalu bilang bahwa kelanjar tiroid itu bentuknya seperi dasi kupu-kupu. Yang bermasalah adalah pada sayap kanan sedangkan yang kiri ada gejala tetapi bisa diabaikan karena jika nanti diangkat kedua sayapnya maka saya harus minum obat seumur hidup. Beliau minta saya untuk membaca banyak tentang tiroid dan dampaknya jika harus diangka, lalu bilang bahwa pasiennya harus paham permasalahan kesehatan yang sedang menimpanya.
Dari sumber cantik.tempo.co tanggal 11 Oktober 2017 dikatakan bahwa Kelenjar tiroid adalah organ berbentuk seperti kupu-kupu di tenggorokan dan sangat penting bagi kesehatan manusia. Tiroid adalah bagian dari sistem endokrin, yang terdiri dari sekumpulan kelenjar. Kelenjar-kelenjar itu memproduksi hormon yang mengatur suasana hati dan berbagai fungsi tubuh.
Kelenjar tiroid memiliki lebar 5 centimeter dan berat antara 20 sampai 60 gram. Kelenjar itu terentang di bagian depan leher di bawah kotak suara. Seperti kupu-kupu, kelenjar memiliki dua sayap yang disebut lobus dan melingkari saluran udara. Sayap-sayap itu dihubungkan oleh isthmus.
Kelenjar tiroid khususnya mengontol setiap sel di tubuh dan memproduksi hormon kalsitonin, T4 atau tiroksin atau tetraiodotironin, dan T3 atau triiodotironin ke dalam aliran darah. Hormon-hormon itu mengontrol kerja sel-sel dan organ-organ mengubah zat gizi menjadi energi dan jumlah oksigen yang digunakan sel-sel.
Tiroid juga mengatur fungsi otak dan saraf, perkembangan serta fungsi kulit, rambut, mata, jantung, dan usus. Tiroid bekerja sama dengan kelenjar pituitari, yang mengatur seberapa banyak hormon yang harus dilepaskan tiroid.
Masalah tiroid lebih banyak dialami oleh perempuan. Dua masalah yang berkaitan dengan tiroid, selain kanker tiroid, adalah hipotirodisme atau kelenjar tiorid kurang memproduksi hormon, yang membuat fungsi tubuh melambat atau berhenti sama sekali.
Setelah saya membaca tentang tiroid, kini semakin mantap bahwa saya siapkan diri untuk dokter menjadwalkan operasi. Saya konsultasi kembali ke dokter . Setelah mengikuti berbagai prosedur termasuk foto rongten dan check darah di lab, saya diminta memilih waktu. Saya memilih hari Senin pekan berikut untuk mulai rawat inap.
Kemudian saya diminta untuk mendaftarkan diri ke bagian rawat inap dengan membawa surat rujukan dari dokter ongkolog. Saya mendaftarkan diri ke bagian rawat inap. Petugas menginformasikan ke saya setelah mengisi formular bahwa nanti akan dihubungi mereka melalui WA. Lalu saya pulang.
Bersambung.
Maguwoharjo, 26 November 2020 Sumber gambar: alodokter.com.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
