Pantun Penat (Tamugusi ke - 152)
1.
Oleh: Siti Nurhayati, M.Pd.
1.Tukang kayu sedang memahat
Biar bersih harus disikat
Jika badan terlalu penat
lebih baik beristirahat
Pergi ke pasar beli semangka
Semangka jatuh terbelah dua
Jangan suka berburuk sangka
Tidaklah baik akibatnya
Ambil tepung dibikin bakwan
Jangan disimpan lama-lama
Bila ingin banyak berkawan
Jangan pelit perbanyak derma
Pergi ke warung beli jajanan
Namun sayang duit tak ada
Jangan suka menabung pekerjaan
Karena berat pada akhirnya
Di kebun menanam jambu klutuk
Di halaman menjemur kasur
Mata ini sangatlah mengantuk
Selamat Malam saya mau tidur
Maguwoharjo , 10 Nop 2020
Sumber gambar: IDN.Times
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
