Pelatihan Membuat Media Pembelajaran Videoscribe (Tamugusi ke - 102)
Oleh: Siti Nurhayati, M.Pd.
Senin, 2 November 2020 adalah hari ke tiga atau hari terakhir pelatihanmembuat media pembelajaran berupa membuat videoscribe sparkol oleh Balai Dikmen kabupaten Sleman melalui MGMP Sejarah dan Bahasa Inggris SMK kabupaten Sleman. Acara berlangsung dari pukul 08.30 sampai dengan pukul 12.00 WIB.
Peserta seharusnya berjumlah 55 terdiri dari 30 guru sejarah dan 25 guru Bahasa Inggris, namun di hari ketiga beberapa tidak hadir. Peserta pada hari terakhir yang tidak hadir 20%. Acara tetap berlangsung dengan suasana yang cukup semangat.
Narasumber bapak Triyono, M.Pd. yang merupakan guru Fisika SMPN 3 Semin Gunung Kidul menyampaikan cara mengunggah video yang sudah jadi ke Youtobe. Bagi yang belum punya akun Youtobe agar membuat akun terlebih dahulu. Sebelumnya disampaikan apa itu Youtobe juga cara menghapus history apa saja yang sudah dijelajah.
Youtobe biasanya akan memunculkan video sesuai dengan apa yang telah pernah kita lihat yang serupa. Misal kita biasa melihat music, film, ceramah dan sebagianya, nanti secara otomatis Youtobe akan menawarkan video yang sejenis. Dipesankan agar hati-hati jika suka melihat tayangan youtobe yang aneh-aneh karena rekam digitalnya akan terlihat. Maka dari itu harus sering menghapus history di pengaturan. Agak beda antara pengaturan yang di Hp android dan yang di PC/laptop.
Setelah peserta membuka akun youtobe masing-masing, pak Yon panggilan untuk pak Triyono mengajarkan cara mengunggah videoscribe yang sudah jadi. Karena banyak peserta yang proyek videonya belum kelar maka yang penting ada video untuk diunggah. Lama tidaknya video terunggah tergantung panjang pendeknya durasi dan juga sinyal internet tentunya.
Setelah peserta berhasil mengunggah videonya di youtobe, selanjutnya adalah diajarkan jika ingin menjadi youtober. Harus membuat channel, tumbnile atau cover yang menarik sesuai dengan kontennya. Jika ingin monetisasi ada syarat yang harus dipenuhi. Dan harus setiap hari membuat video untuk diunggah di youtobe.
Selanjutnya pemateri meriview videoscribe yang dibuat peserta. Apa saja yang belum dipahami. Satu per satu peserta didatangi dan dibenahi pehamannya tentang cara membuat videoscribe sesuai modul yang telah disampaikan. Peserta cukup puas dengan pelatihan yang diberikan dengan memberi penilaian yang tinggi pada pemateri melaui aplikasi penilai on line.
Acara ditutup oleh bapak Agus Wiyarto, M.Eng sebagai kepala sekolah SMK N Depok dua yang sekolahnya menjadi tempat pelatihan. Beliau menyampaikan agar ada tindak lanjut dari pelatihan tersebut. Videoscribe yang telah dibuat selain bisa untuk penilaian kenaikan pangkat bagi guru ASN juga bisa mengikti lomba media pembelajaran yang difasiilitasi oleh dinas pendidikan DIY. Selanjut acara ditutup persis jam 12.00, setelah itu foto bersama untuk kenang-kenangan.
Maguwoharjo, 3-11-2020
Sumber gambar: galeri pribadi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
