Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ibuku Berpulang di Hari Ibu (Tamugusi ke 195)
Takziah. mountdweller.blogspot.com

Ibuku Berpulang di Hari Ibu (Tamugusi ke 195)

Ibuku Berpulang di Hari Ibu

Oleh: Siti Nurhayati

Sejak minggu ini ibuku terbaring lemas tak berdaya. Asupan makanan dan minum pun tak seberapa. Badannya makin lemah dan lemah. Komunikasinya sudah tidak normal. Sepertinya Izrail datang menjemput ibuku. Aku tuntunkan kalimat toyyibah sambil berlinang air mata. Aku terus mendampinginya hingga nafas terakhir ibu terlepas dangan lafal Allah. Innalillahi wa innailaihi roji’uun. Ibuku telah menghadap Sang Khalik pas waktu asar tiba. Ibuku meninggal dunia tepat di hari ibu 22 Desember 2020 di usianya yang ke 106. Ibu dimakamkan hari ini 23 Desember 2020 jam 10.00 di Cepagan Kaliurang Srumbung Jawa Tengah.

Aku sangat bersyukur karena berkesempatan merawat ibu di ujung usianya. Aku yang merantau ke luar Jawa saat masih remaja akhirnya bisa pulang bersama keluargaku dan menunggui ibu yang sudah sangat renta hingga akhir hayatnya.

Ibuku adalah seorang perempuan yang telah melahirkan 11 anak. Ada beberapa yang meninggal dunia saat masih kecil. 7 anak, laki-laki dan perempuan yang hidup hingga dewasa dan aku adalah anak bungsu. Merawat dan membesarkan 11 anak tentu bukan pekerjaan yang mudah, namun ibu melakukan tugasnya dengan sangat baik.

Perempuan sederhana yang hidup di lereng gunung Merapi di Jawa tengah itu setiap harinya membantu bapak di ladang yang ditanami salak setelah mengurus anak-anak. Di usianya yang sudah renta pun maunya masih ke ladang untuk membersihkan rumput liar dan merawat kebun salaknya. Kalau dibilang tidak usah ke ladang sama anak-anaknya malah marah. Beliau bilang kalau cuma duduk manis malah sumpek tidak bahagia.

Bapak sudah meninggal dunia di usianya yang ke 79 tahun. Anak-anaknya sudah berkeluarga semua. Kakak-kakakku sudah ada yang meninggal dunia. Yang hidup hingga sekarang masih 7. Cucu dan buyut sudah banyak sekali, bahkan buyutnya ada yang sudah punya anak disebut canggah. Canggahnya ada 15. Tanah ladang yang luas pun sudah dibagi-bagi ke semua anaknya. Aku si anak bungsu mendapat rumah yang ditempati ibu dan juga beberapa petak ladang yang sudah ditanami salak.

Aku heran dengan ibu yang berusia sangat panjang. Jauh di atas usia harapan hidup orang pada umumnya. Bapak yang termasuk memiliki usia yang panjang pun masih kalah dengan ibu. Semasa hidupnya, ibu hampir tidak pernah sakit yang serius. Paling hanya masuk angin, setelah dikasih minyak gosok sebentar sudah sembuh.

Setahuku ibu memang sangat dermawan. Siapa saja yang datang ke rumah selalu disambut hangat. Bukan hanya dikasih minum ala kadarnya, namun biasanya disuruh makan dengan lauk yang tidak biasa. Nanti pulang pun masih dibawain oleh-oleh hasil ladang berupa salak dan juga sayur mayur. Selain itu, ibuku orang yang rajin ibadah. Di depan rumah ibu dibangun masjid oleh bapak saat anak masih kecil kecil, untuk sholat jamaah dan kegiatan ibadah lainnya. Ibu juga orang yang sabar dan ikhlas namun bicaranya tegas. Kesannya galak tapi sungguh baik luar biasa.

Dari sekian anak ibu, hanya aku - Sri yang merantau hingga puluhan tahun di NTT. Aku bersuami orang NTT dan melahirkan 6 orang anak 3 laki-laki 3 perempuan. Aku menjadi guru di sebuah SMP. Aku mengajukan pindah ke Yogyakarta dan dikabulkan, agar bisa menunggui ibu di masa tuanya. Alhamdulillah, akhirnya ibu meninggal disaksikan oleh aku. Selamat jalan ibu. Aku ikhlas melepasmua. Ibu sudah sangat lelah di usianya yang sangat renta. Semoga surga terindah untuk hadiah pengambdianmu selama di dunia. Bapak telah menunggumu sekian lama di sana. Aamiin ya robbal ‘alamien.

Semoga ibunda dik Sri husnul khotimah. Aamiin.

Maguwoharjo, 23 Desember 2020

Sumber gambar: mountdweller.blogspot.com

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post