Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Doa Bersama untuk sang Pejuang ( Tamugusi ke - 212 )
dokpri

Doa Bersama untuk sang Pejuang ( Tamugusi ke - 212 )

Doa Bersama untuk sang Pejuang

Oleh: Siti Nurhayati

Tujuh hari lalu 3 Januari 2021, kami keluarga besar Lamakera Solor, telah kehilangan sosok pejuang yaitu Prof. Dr. Ali Taher Parasong, SH. M.Hum yang meninggal dunia karena covid-19 di RSI Cempaka Putih Jakarta. Beliau merupakan figur yang kami sayangi, hormati dan cintai karena kepribadiannya yang luar biasa baik. Bukan berlebihan kami berkata demikian, namun fakta adanya. Sebagai ungkapan rasa kehilangan kami atas sosok tersebut, suami mengajak generasi muda Lamakera yang sedang belajar di Yogyakarta untuk mengadakan sholat ghoib dan berdoa bersama.

Acara diadakan bakda zuhur. Sengaja acara diadakan siang hari mengingat ini musim hujan biasanya kalau sore turun hujan. Mereka yang diundang berjumlah sekitar 40 orang putra dan putri. Mereka belajar di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Mereka biasa ke rumah jika ada hal-hal yang perlu ditanyakan kepada suami sebagai orang yang dituakan.

Suami berkepentingan mengundang mereka generasi muda untuk diberitahukan tentang siapa sosok pejuang tersebut. Hal ini penting dinformasikan kepada mereka agar termotifasi untuk menjadi sosok seperti almarhum. Seseorang yang sangat berani mengadakan perubahan yang fundamental. Bukan saja untuk pribadi dan keluarganya, namun juga untuk kampung halaman dan juga Indonesia.

Mereka masih sangat muda sehingga jika tidak diinformasikan tentang para pendahulunya, dikhawatirkan akan terjadi kehilangan mata rantai sejarah tanah airnya. Oleh sebab itu mereka dihadirkan pada acara doa bersama ini. Berdoa sekaligus mengenal tokoh yang berasal dari kampung halaman mereka yang bukan sekedar tokoh lokal melain tokoh nasional.

Almarhum yang berasal dari keluarga yang sangat miskin, di usia yang masih belia yakni sepuluh tahun, merantau ke Jakarta dengan tekat merubah nasib agar lebih baik. Dengan kegigihannya, kesabarannya, pantang menyerah dalam menggapai cita-cita, akhirnya beliau berhasil meniti karir di bidang akademik dan politik. Beliau dosen juga politisi. Beliau menempa diri bersama Muhammadiyah belajar bagaimana berorganisasai. Sempat menjadi sekretaris umum Pemuda Muhammadiyah. Menjadi direktur RSI Cempaka Putih Jakarta Pusat. Menjadi anggota dewan dari PAN. Menduduki ketua Komisi 8 dan menjadi sekjen MPR RI.

Saya sengaja belanja banyak untuk menyambut mereka. Ada beberapa anak putri yang datang lebih awal membantu masak di dapur. Ada beberapa yang juga membersihkan aula dan memasang tikar. Alhamdulillah masak selesai sebelum zuhur, baik makanan ringan maupun berat. Minuman teh manis dan juga air putih disiapkan di teras sehingga memudahkan untuk membawanya ke aula pada saatnya.

Mereka yang datang belakangan langsung menuju aula dan duduk di tikar yang telah digelar. Setelah komplit acara dimulai. Ada satu di antara mereka yang memberi sambutan dan mengarahkan kawan-kawannya untuk mengikuti kegiatan hingga selesai dengan khusuk. Selanjutnya waktu diserhakan ke suami untuk menyampaikan sambutannya dan beberapa informasi penting terkait almarhum. Tidak lupa mengingatkan untuk meneladaninya. Sebelum sholat zuhur diadakan makan siang dulu. Selepas itu sholat zuhur berjamaah lanjut sholat ghoib kemudian doa dipimpin suami.

Setelah acara selesai mereka tidak langsung pulang melainkan minta dilanjutkan dengan dialog. Mereka sangat antusias menanyakan berbagai hal. Suami dengan senang hati melayani hingga tak terasa sampai pada waktu asar. Mereka pulang selepas sholat asar berjama’ah.

Semoga almarhum paman Ali diberikan pahala yang melimpah, diampuni segala kekhilafannya dan ditempatkan di sorga-Nya yang terindah. Semoga anak-anak paham akan sosok pejuang ini dan mampu meneladaninya. Aamiin.

Maguwoharjo, 9 Januari 2021

Sumber gambar. Dokumen pribadi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post