Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Berani Mati vs Berani Hidup (Tamugusi ke 249)
Mengarungi Samudera. Liputan6.com

Berani Mati vs Berani Hidup (Tamugusi ke 249)

Berani mati vs Berani Hidup

Oleh: Siti Nurhayati

Kata mati adalah lawan kata dari hidup. Mati adalah saat nyawa lepas dari tubuh entah sebab apa, sehingga tubuh yang tak bernyawa dikatakan jenazah atau kata lainnya adalah bangkai. Sedangkan hidup adalah sebaliknya, saat embrio dalam rahim ibu ditiupkan ruh atau nyawa maka saat itulah kehidupan dimulai. Hidup maknanya dinamis, sedangkan mati maknanya statis.

Berani maksudnya tidak takut, tidak gentar, yaitu siap menghadapi situasi apapun dengan penuh perhitungan terhadap resikonya. Orang yang berani itu tidak gampang lari dari masalah, apapun itu. Orang yang berani itu ciri pahlawan. Pahlawan adalah orang yang memberikan manfaat pada kehidupan di atas rata-rata.

Mati adalah sebuah keniscayaan, siap tidak siap bila saatnya tiba pasti mati. Tentu kita mau matinya itu bukan konyol, namun mati sebagai pahlawan atau mati syahid. Hal itu tidak serta merta didapatkan, namun harus senantiasa sadar bahwa mati itu rahasia Ilahi dan bisa datang kapanpun. Oleh karena itu harus selalu berbuat kebaikan sehingga kapan pun ajal itu tiba, kematian kita dalam keadaan sedang berbuat baik atau beramal sholeh bukan berbuat buru atau beramal salah atau sedang maksiat.

Lalu apa yang dimaksud dengan berani mati? Bukankan berani tidak berani pasti mati? Yang dimaksud dengan berani mati bukan maksudnya kalau ditantang bunuh diri itu dengan tanpa ragu melakukaannya, melainkan bagaimana melakukan segala sesuatu yang baik dengan tujuan dan cara yang baik itu sepenuh hati. Tidak boleh melangkah dengan ragu-ragu jika sesuatu yang kita lakukan itu yakin baik dan benar tanpa ada norma hukum yang dilanggar.

Lalu bagaimana dengan berani hidup? Berani hidup artinya berani mengarungi samudra kehidupan dengan segala ombaknya. Ombak kehidupan akan datang silih berganti sampai kehidupan ini berakhir. Ombak atau gelombang samudera itu kadang landai namun kadang juga sangat tinggi menjulang hingga mebahayakan bahtera yang sedang berlayar, ia bisa tenggelam ke dalam dasar samudra. Jika saat gelombang itu landai, dengan angin yang semilir, penumpang bahtera akan sangat menikmati bahkan kadang terlena sehingga lengah bahwa bahaya bisa mengintai kita yang sedang terlena dalam hidup.

Saat gelombang landai jangan sampai terlena, ingat bahwa sewaktu-waktu gelombang tinggi datang dan siap menggulung apa pun yang dilaluinya. Kita harus bersiap diri dengan segala kemungkinan, saat tahu bahwa masa paceklik akan tiba, maka saat panen tidak dihabiskan sekali gus. Harus dihemat agar saat masa paceklik tiba, kita tetap bisa bertahan hidup. Bahkan tetap bisa menikmatinya. Kita tetap harus menyemai benih agar kita tetap bisa memanen.

Gelombang kehidupan laksana tantangan yang harus ditaklukan. Tentu untuk bisa menaklukkannya sang nakhoda memerlukan ketrampilan tingkat dewa sehingga tidak akan tergulung ombak besar sekalipun. Ia harus mampu mengarahkan kendali mengikuti kompas dengan benar, sehingga saat berlayar menuju sebuah pulau akan berhasil dengan selamat.

Saat harus mencari bekal hidup, carilah dengan tidak takut mati. Belajar yang sungguh-sungguh agar memiliki banyak ilmu pengetahuan. Berlatihlah terus tentang ketrampilan hidup sehingga saat harus mengatasi masalah akan dengan mudah mengatasinya.

Jadi berani mati yang dimaksud adalah melakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati walau mati taruhannya. Berani hidup artinya harus membekali diri dengan pengetahuan dan ketrampilan dan sikap yang baik sehingga bisa hidup dengan baik dan bahagia, bukan sekedar bertahan hidup karena modal hidup yang pas-pasan atau bahkan kurang akan membahayakan hidup. Haduplah bahagia matipun juga bahagia.

Maguwoharjo, 13/02/2021

Sumber gambar: liputan6.com

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post