Beringin Tua Merana (Tamugusi ke - 264)
Beringin Tua Merana
Oleh: Siti Nurhayati
Terdapat sebuah pohon beringin tua menjulang tinggi di perempatan jalan yang biasa aku lalui saat berangkat dan pulang kerja. Awalnya daunnya sangat rimbun dan hijau. Ada beberapa pedagang yang jualan di bawahnya. Namun perlakuan mereka baik yang jualan ataupun yang membeli sering tidak bijaksana. Beringin yang telah memberi naungan, sehingga mereka tidak kepanasan atau kehujanan, tidak dirawat malah sebaliknya dirusak.dengan cara menyiram air bekas cucian mangkok atau gelas, kuah sisa bakso, bakwan kawi bahkan kadang air panas. Mereka jahat terhadap beringin itu. Karena perlakuan mereka itu, lama-lama beringin itu merana, daunnya menguning lalu rontok, akarnya mati dan batangnya keropos. Tinggal tunggu saatnya tumbang.
Pagi itu, aku antar putriku ke SD. Aku lewat dan sedih melihat beringin yang makin habis daunnya. Ia tinggal batang menjulang dengan cabang dan ranting yang mulai kering. Akar gantungnya juga juga layu. Aku berpikir sepertinya beringin ini akan tumbang.
Sepulang dari antar putriku, aku berniat ke pasar. Saat dari arah barat menuju pasar di sebelah timur, aku melihat beringin itu makin miring ke arah utara. Persis aku di depannya, braaaak... beringin itu tumbang ke arah utara mengenai kabel listrik dan tilpun serta menimpa beberapa orang yang melintas. Posisi aku persis di selatannya. Aku reflek berteriak, “Ya Allah...beringin tumbang.” Jika ia tumbang ke selatan sudah pasti menimpaku.
Maguwoharjo, 28/02/2021
Sumber gambar: Kompas Regional
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
