Kehilangan Bayi - Pentigraf (Tamugusi ke - 252)
Kehilangan Bayi
Oleh: Siti Nurhayati
Sepasang suami istri setengah baya mengendarai mobil bagus. Sepertinya mereka sedang mencari alamat. Mereka dulu pernah kehilangan bayi. Saat itu istrinya melahirkan seorang bayi perempuan. Entah sebab apa terjadi kebakaran di rumah sakit tempatnya bersalin. Saking kalang kabutnya sehingga saat itu istrinya langsung turun dari bed dalam keadaan masih lemah karena baru sehari bayinya lahir. Ia melahirkan seorang bayi perempuan. Jika ia masih hidup tentu sudah berumur dua puluh lima tahun.
Saat itu semua orang panik karena asap mengepul di mana-mana dan jarak pandang hanya sekitar satu meter. Istrinya mengira bahwa ia telah menggendong bayinya namun ternyata ia hanya meraih bantal guling bayi dari box bayi dan langsung ia lari keluar. Suaminya menemukan, dia sedang manangis di depan rumahsakit sambil mendekap sangat erat bantal guling yang dikira anaknya itu. Suaminya sangat terkejut mendapati bahwa yang digendong istrinya adalah bukan bayi. Istrinya lalu menangis meraung-raung ingin lari masuk ke dalam dan mencari bayinya. Namun suaminya mencegah melihat kobaran api yang semakin menggila.
Mereka terus mencari hingga dapat kabar bahwa dulu konon ada seorang petugas damkar menyelamatkan bayinya. Mereka mencari tahu tentang siapa dia dan tinggalnya. Melihat seorang bapak, ibu itu turun dari mobil lalu menanyakan alamat bapak Riyandono yang bekerja di damkar. Bapak itu menjawab, “Itu alamat rumah saya bu.”
Maguwoharjo, 16/02/2021
Sumber gambar: Tribunnews.com
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
