Keuntungan Mengikuti Kelas Menulis MediaGuru (Tamugusi ke - 251)
Keuntungan Mengikuti Kelas Menulis MediaGuru
Oleh: Siti Nurhayati, M.Pd.
Awalnya seseorang mengundang saya ke grup Facebook Media Guru. Jujur saat itu saya belum langsung aktif di dalam grup tersebut. Kemudian saya sering mendapatkan notif tentang kegiatan dalam grup tersebut. Saya mencoba mengklik link tersebut dan ternyata asyik sekali membaca tulisan para anggota grup itu. Jujur tulisan mereka bagus-bagus karena saya sendiri merasa belum bisa menulis seperti mereka. Saya memang pernah mengunggah beberapa tulisan di blogger namun hanya kalau lagi mood saja.
Cuma heran saat mengklik link sebuah tulisan ternyata mengarah ke blog gurusiana. Saat akan mengomen tulisan mereka ternyata tidak bisa langsung karena saya belum memiliki akun gurusiana. Lalu saya mencari tahu bagaimana cara membuat akun gurusiana. Tidak pakai lama saya sudah bisa membuat akun gurusiana dan akhirnya bisa mengomen tulisan teman-teman gurusainer.
Saya sudah punya akun gurusiana namun belum berani menulis. Masih ragu dengan diri sendiri. Banyak berkecamuk pikiran negatif dalam benak. Khawatir tulisan jelek, tulisan tidak ada yang baca, takut tidak konsisten menulis, dan lain sebagainya. Saya hanya aktif membaca tulisan teman-teman sambil mempelajari isi tulisan juga teknik penulisannya. Sekian lama di grup itu hanya pingin belajar berbagai jenis tulisan dari para gurusianer.
Lama kelamaan saya berani diri posting tapi bukan artikel. Pokoknya posting apa saja yang saya pikirkan saat itu. Awalnya bingung kenapa postingan tidak langsung muncul di grup, namun menunggu admin meloloskannya. Saat postingan muncul di grup dan mendapat komen dari anggota grup sungguh membuat saya semakin pede dan pingin terus posting.
Saya melihat ada unggahan dari pak CEO tentang tantangan menulis 365 hari dan ada pertanyaan sudah menulis tantangan hari ke berapa. Saya komen baru mau menulis. Lalu pada tanggal 3 Agustus 2020 meluncur tulisan pertama tentang kuliner yakni “Nasi Goreng Daging Istimewa”. Namun muncul persoalan saat harus memilih katagori tulisan. Karena wajib diisi maka saya pilih Opini. Hingga beberapa tulisan semua saya pilih opini. Jujur saya belum tahu tentang kriteria tulisan. Setelah paham, tulisan yang sudah saya unggah di blog gurusiana, saya edit bagian kriterianya dari Opini menjadi Kolom.
Tentang kriteria tulisan di blog gurusiana membuat saya bingung untuk menentukan. Karena saat saya menulis hanya menulis saja tanpa paham tulisan saya masuk katagori apa. Lalu saya menulis di grup MGI berupa pertanyaan “Apa to perbedaan kolom dan opini?”. Kemudia beberapa komen menyarankan agar tidak bingung menentukan katagori tulisan sebaiknya ikut saja kelas menulis Sagu Sabu. Pun saya belum paham apa itu kelas menulis Sagu Sabu. Tetiba mata saya melihat ada Annoucment tentang Kelas Menulis Sagu Sabu bersama Komnasdik Jawa Timur. Saya komen di bawahnya, “Saya bukan berasal dari Jawa Timur, apa boleh ikut kelas tersebut?” Waktu itu dijawab langsung oleh pak CEO, “Kan pelatihannya on line menggunakan Zoom jadi tidak persoalan dari mana pun pesertanya boleh ikut.”
Waktu itu pelatihan diadakan tanggal 8-9 dan 15 Agustus 2020. Saya langsung mendaftar. Namun ternyata ada syarat yakni harus terdaftar sebagai anggota Gurusiana. Seketika saya urus semua persyaratan dan jadilah saya ikut kelas Sagu Sabu kerja sama Media Guru dengan Komnasdik Jawa Timur.
Ndilalah waktu itu bersamaan dengan saya harus mudik ke kampung karena ada sesuatu hal. Saat itu dalam perjalanan ke Banyumas dari Yogyakarta melewati dataran tinggi Karangbolong yang jalannya sungguh ngeri-ngeri sedap, dan sungguh saya khawatir tidak dapat sinyal pas pembukaan. Namun sungguh kekhawatiran saya tidak terjadi. Dengan lancar pas jam 13.00 pembukaan kelas menulis Sagu Sabu dibuka posisi mobil saya pas di puncak dataran tinggi hingga menuju pantai Logending kecamatan Ayah Kebumen saya tetap mengikuti dengan HP Android. Sungguh luar biasa, terkesima dengan narasumber yang keren menewen. Ada bapak Mohammad Ihsan, CEO MediaGuru dan Gurusiana, Bapak Eko Prasetyo, Pimpinan Redaksi MediaGuru, Bapak Andi Yasin, Editor MediaGuru, Bapak Kunjung Wahyudi, Ketua Komnasdik Jatim. Yang menarik saat itu bapak Kunjung menyampaikan akan memberi diskon Rp. 350.000 untuk ongkos pra cetak bagi peserta yang akan mencetak buku di Pustaka Media Guru hingga akhir Oktober 2020. Tentu hal itu disambut gembira oleh para peserta angkatan tersebut. Yang membuat saya lebih senang lagi adalah Sinopsis buku perdana saya terpilih untuk dibacakan oleh pak Andi Yasin dan sudah dibuatkan kovernya dengan judul Selaksa (Kumpulan Pentigraf).
Untuk tidak berpanjang kata, saya ingin menyampaikan bahwa mengikuti kelas menulis Media Guru, walaupun saya hanya baru sempat mengikuti dua pelatihan yakni Sagu Sabu dan Majalah Literasi Media Guru, yang lainnya belum berkesempatan karena banyak kesibukan dan biasanya karena waktunya bersamaan dengan acara lain, sungguh banyak keuntungan yang saya dapatkan. Diantaranya adalah saya konsisten menulis dengan mengikuti Tantangan Menulis Gurusiana dan hari ini sudah hari ke 251. Berikutnya adalah bertemu dengan para gurusianer hebat yang memberikan motifasi dengan acara SKSSnya. Saya juga semakin percaya diri bahwa saya pasti bisa menulis dengan lebih baik dari hari ke hari karena belajar dari sesama gurusianer. Dapat berkumpul dengan komunitas pecinta literasi. Tentu masih banyak keuntungan yang tidak bisa di sebut satu per satu.
Maguwoharjo, 15/02/2021

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan