Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Masuk Angin (Tamugusi ke 254)
PGRI.dokpri

Masuk Angin (Tamugusi ke 254)

Masuk Angin 

Oleh: Siti Nurhayati

Kemarin pagi saya mendapatkan pesan di WA dari ibu kepala sekolah untuk mewakili beliau mengikuti Konferensi Cabang PGRI kecamatan/kapanewon Depok. Saya diminta beliau untuk hadir acara tersebut karena di waktu yang bersamaan sedang ada verifikasi UKK yang dihadiri dua orang verifikator dan juga satu orang pengawas sekolah di sekolah. Dalam pesan tersebut juga disertakan surat undangan dari PGRI Cabang Depok dan diminta hadir dengan mengenakan seragam PGRI. Acara mulai pukul 09.30 sampai selesai.

Merespon pesan dari ibu kepala sekolah, saya yang kebetulan telah selesai mengajar daring pun segera berganti kostum. Seragam PGRI batik hitam putih berpadu rok panjang hitam dan jilbab hitam telah selesai saya kenakan. Cuaca tiba-tiba mendung dan sedikit berangin. Namun saya ragu saat hendak mengenakan jaket karena tempat konfercab tidak terlalu jauh dari tempat saya.

Saya starter sepeda motor Mio biru kesayangan. Anakku mengingatkan apakah sudah ada mantel hujan di jok karena cuaca seperti mau hujan. Saya jawab bahwa sudah ada di dalam jok sepeda motor. Saya pun melaju ke lokasi acara. Sekitar tujuh menit bersepeda motor dengan kecepatan sedang telah sampai. Melewati aula menuju tempat parkir terdengar bahwa acara telah mulai tepat waktu. Saya terlambat sekitar 30 menit. Karena ibu kepala memberitahu saya juga terlambat.

Saya parkir sepeda motor di tempat parkir sebelah utara Aula SMKN Depok satu. Angin terasa semakin kencang. Kebetulan ada seorang ibu guru berseragam sama juga terlambat. Berdua berjalan menuju aula. Kami menanda tangani daftar hadir sesuai dengan jenjang sekolah. Saya menandatangani lembar untuk SMA/SMK sedang ibu yang lain menanda tangani lembar untuk SMP. Total jumlah anggota PGRI dari PAUD hingga SLTA ada 1200 namun yang diundang hanya 150. Setelah tanda tangan kami mendapatkan buku LPJ, masker dan konsumsi.

Kami berdua duduk terpaksa di belakang karena terlambat dan yang depan sudah ful dengan formasi kuris berjarak aman sesuai standar prokes Covid-19. Duduk di belakang posisi pinggir di aula tidak berdinding rapat hanya semi dinding membuat sang bayu leluasa masuk ke ruang sidang. Saya duduk sambil mendengarkan pidato sambut dari panewu/camat Depok. Angin bukan semain reda namun semakin nakal mengibarkan jilbab dan rok panjang saya. Semakin menggigil namun saya berusaha menahannya.

Pidato selesai dan acara konferensi telah dibuka. Walau udara semakin dingin namun saya berusaha hikmat mengikuti acara demi acara. Ketua umum lama membacakan Laporan Pertanggung Jawaban dengan lugas lalu bertanya apakah laporan ini diterima tanpa ada catatan. Seperti koor semua peserta menjawab diterima. Maka dengan perasaan lega bapak ketua yang sudah dua kali menduduki posisi ketua umum itu mengucap alhamdulillah dan terimakasih. Terdapat saldo yang lumayan besar yakni Rp. 88.489.800,00 dari iuran anggota sebesar 8000 untuk non ASN dan 10000 untuk ASN. Dan semua anggota tertib membayar karena setiap bulan bendahara keliling sekolah se kecamatan untuk mengambil iuran kolektif di setiap sekolah. Mengapa saldonya besar adalah karena dua acara besar yakni syawalan dan peringatan HUT PGRI 25 November 2020 tidak terlkasana karena masih pandemik

Acara dilanjutkan dengan pemilihan calon ketua, sekretaris dan bendahara PGRI cabang Depok untuk periode 2021-2025. Pimpinan sidang menawarkan apakah mau dipilih ketiganya atau hanya ketua saja. Disepakati hanya memilih ketua dan nanti selanjutnya formatur yang akan melengkapi kepengurusan PGRI selanjutnya. Angin semakin kencang dan saya semakin tidak tahan berada di ruangan itu. Setelah ikut memberikan suara dan sudah diumumkan ketua terpilih, saya memutuskan untuk pamit keluar terlebih dahulu.

Saya keluar ruangan ternyata malah disambut dengan hujan rintik dan saya tidak membawa payung tidak pula mengenakan jaket. Saya berjalan agak cepat menuju tempat parkir. Satelah menemukan sepeda motor, saya membuka jok untuk ambil mantel. Mantel plastik polkadot pink saya kenakan agak lama karena lengket banget sehingga membutuhkan waktu untuk memisahkan sisi satu dan lainnya agar badan saya bisa masuk. Saat mau starter kok mesin tidak bisa hidup, ternyata kunci kontak masih nyantel di jok motor.

Dalam guyuran hujan rintik saya melajukan sepeda motor menuju rumah. Walau hujan tidak terlalu besar namun cukup membasahi rok hitam saya yang tidak tertutup mantel. Setelah sampai di rumah, saya parkirkan sepeda motor, saya ambil konsumsi yang tadi dibagi. Kebetulan saya belum sempat sarapan sehingga lambung ini cukup menderita ditambah angin yang bertiup kencang menimpa tubuh sehinga sangat melilit dan masuk angin.

Saya buka mantel dan meletakkannya secara terbentang agar mudah kering di dipan kayu sebelah dapur. Saya duduk lalu membuka konsumsi dan menikmatinya. Namun mungkin karena terlambat makan sehingga nikmat di mulut namun perut terasa melilit. “Ya Allah...saya tidak mau sakit. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.” Demikian doa saya pada Allah.

Selepas sholat zuhur saya rebahan sambil nonton TV. Saya buka laptop tapi badan sangat tidak nyaman. Selepas asar saya mencoba tidur. Bangun sekitar jam lima. Namun hingga malam tubuh ini semakin manja. Lalu saya tidur awal. Saya bangun jam empat pagi. Pusing sudah hilang dan saya bilang pada diri sendiri agar jangan manja. “Ayo semangat.” Alhamdulillah pagi ini lebh baik. Semoga sehat terus. Aamiin.

 

Maguwoharjo, 18/02/2021

Sumber gambar: dokpri

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post