Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Terpaksa Menggadai HP (Tamugusi ke - 239)

Terpaksa Menggadai HP (Tamugusi ke - 239)

Terpaksa Menggadai HP

Oleh: Siti Nurhayati, M.Pd.

Dua hari lalu saya mendapatkan pesan WA dari seorang wali murid. Saya wali kelas dari anaknya. Pesan tersebut sempat membuat saya gagal paham. Setelah saya Vidao Call dengan wali murid tersebut baru saya mengerti maksud dari pesan tersebut.

Bunyi pesannya , “Bu minta tolong saya dikasih pekerjaan supaya saya bisa menembus HP Evi.”

Saya jawab,” Apakah ini orangtua Evi? Evi kan sudah ada di grup kelas bu jadi sudah tahu pekerjaan yang harus ia kerjakan.”

Dia jawab, “Saya minta pekerjaan bu apa saja yang penting saya dapat uang.”

Karena saya semakin tidak paham maka saya VC, khawatirnya modus penipuan. Karena memang banyak kasus WA yang dihack dan digunakan untuk menipu. Demi menghilangkan keraguan saya lebih baik saya VC supaya bisa jelas apa maunya.

Setelah VC baru daia bilang bahwa HP anaknya digadai karena terdesak kebutuhan. Ia membutuhkan uang dua ratus ribu untuk bisa mengambail HP itu di tempat ia menggadaikan HP tersebut.

Lalu saya kirim pesan agar anaknya datang ke sekolah ketemu saya jam sebelas. Saya tunggu jawaban hingga sore hari baru dia balas. Mengapa tidak ketemu di rumah saja to bu. Lalu saya jawab, “Ibu kan mau saya bantu, kenapa malah ibu yang mengatur saya?” Ia hanya menjawab “Iya bu.”

Kemarin pagi ada pesan dari nomor temannya Evi, “Bu ini Evi. Sekarang saya di sekolah bu. Ibu jadi ketemu saya tidak? Mohon maaf kemarin saya sakit sehingga tidak ke sekolah.”

Saya jawab, “Kamu kirim pesan pakai HP Fatimah? Berarti sekarang kamu sedang bersama Fatimah?

Dia jawab, “Iya bu ini lagi makan di tempat Burjo.” Bagaiman bu?”

Saya jawab, “Ibu hari ini mengajar daring dari rumah. Kamu langsung ke rumah ibu saja. Fatimah sudah tahu kok rumah ibu. Jangan terlalu lama ya karena ibu mau ke bengkel abis zuhur.”

Ditunggu lama sekali tidak kunjung datang. Saya kirim pesan lagi bahwa kalau sampai jam 11.30 tidak ke rumah, besok saja ketemu di sekolah.

Ia menjawab, “Ya bu, ini setelah makan selesai saya ke rumah ibu.”

Saya sudah mau jalan ke bengkel sepeda motor untuk ganti oli, Evi sama Fatimah dan Erisa datang. Evi dibonceng Erisa, Fatimah naik motor sendiri.

Kemudian bertiga saya suruh masuk ke rumah. Setelah bertiga duduk saya tanya bagaimana apakah pembelajarn jarak jauh bisa dilaksanakan dengan baik. Mereka menjawab, “Ya pelan-pelan bu. Sebenarnya sudah jenuh belajar jarak jauh, sudah kangen belajar tatap muka di sekolah.”

Saya bilang bahwa kasus covid-19 di Yogyakarta bukannya melandai tetapi bahkan naik terus. Rasanya masih jauh untuk mewujudkan sekolah tatap muka, karena akan sangat beresiko. Maka dari itu, untuk sementara yang entah sampai kapan, suka tidak suka, mau tidak mau, pembelajaran tetap dilaksanakan secara daring atau jarak jauh.

Saya bilang bahwa untuk pembelajaran daring ini, keberhasilannya sangat tergantung bagaimana para siswa mengatur dirinya. Jika tidak mampu mengatur waktu belajar dengan baik maka akan susah berhasil dalam belajar. Mereka bertiga hanya mengangguk saja.

Lantas saya bertanya pada Evi bagaimana ceritanya kok sampai HP sebagai sarana belajar daring digadaikan. Kemudian dengan menahan rasa malu dan sebagainya dia cerita bahwa biangnya adalah kakak kandungnya yang pergi meninggalkan hutang yang banyak. Sehingga ada salah seorang yang menagih ke orangtuanya. Entah benar entah tidak, dia bercerita sambil berurai airmata. Intinya bahwa dia kasihan sama orangtuanya yang hanya kerja buruh. Ayahnya kerja jadi kuli bangunan, ibunya jadi buruh cuci baju tetangga.

Kemudian saya tanya berapa uang yang diperlukan jika harus mengambil HPnya di Pegadaian. Dia bilang dua ratus lima puluh ribu. Terus saya bilang, bahwa ibunya bilang kalau uang yang diperlukan dua ratus ribu. Dia meralat bahwa ibunya keliru.

Saya keluarkan uang dua ratus lima puluh ribu dari dompet. Awalnya dia malu mau ambil uang yang saya kasihkan. Tapi saya bilang, “Silahkan ambil uang itu dan langsung ke pegadaina sekarang juga untuk ambil HP kamu. Tapi ingat bahwa HP itu harus kamu gunakan secara baik untuk belajar dan mengerjakan tugas sekolah, jangan kamu gadaikan lagi.”

Kemudian dia ambil uang itu sambil terharu dan mengucapkan terimakasih. Terus ditemani temannya langsung menuju ke pegadaian. Saya minta fotonya bahwa benar di pegadaian dan ambil HP. Kemudian Fatimah mengirim fotonya.

Tetiba Evi kirim pesan dengan HPnya sendiri, “Bu Ini Evi sudah ambil HP. Nanti kalau Evi ada rejeki uang ibu akan Evi ganti. Evi ucapkan terimakasih atas kebaikan ibu.”

Saya jawab, “Tidak usah dipikirkan masalah itu. Yang penting kamu manfaatkan itu untuk belajar. Bekalilah dirimu dengan ilmu dan ketrampilan hidup supaya masa depan kamu lebih baik.

Lalu tetiba juga ibunya kirim pesan, “Terimakasih sekali bu telah membantu kami keluar dari masalah. Semoga Allah membalas kebaikan ibu. Aamiin.”

Saya semakin tidak berani memaksa murid-murid saya untuk tertib mengerjakan tugas sekolah. Paling banter hanya menghimbau untuk hemat quota supaya bisa mengerjakan tugas sekolah kapan saja ada kesempatan. Karena permasalahan yang dihadapi mereka dan keluarganya sangat kompleks. Satu dua mungkin mampu, namun lebih banyak yang tidak mampu. Daring biaya tinggi. Maka untuk Google Meet saya tidak berani lagi karena yang masuk hanya sedikit, dan yang lain tidak bisa masuk. kebanyakan alasannya quota tidak mencukupi. Terlebih bagi yang tidak punya HP. Ya Allah...sedih.

Maguwoharjo, 5/02/2021

Sumber gambar. dokpri

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post