Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Debt Collector (Tamugusi ke - 277)
Jurnal Mojo.com

Debt Collector (Tamugusi ke - 277)

Debt Collector

Oleh: Siti Nurhayati

Kemarin siang sekitar pukul dua, putri saya yang kecil tetiba menghubungi. Dia bilang sedang berada di kantor Debt Collector. Dia minta difotokan BPKB sepeda motornya yang dibeli setahun lalu. Saya tanya untuk apa minta foto BPKB. Dia bilang bahwa mereka yang minta, untuk memastikan bahwa sepeda motornya dibeli secara legal dari pemilik sebelumnya.

Saya membayangkan bahwa posisi putri saya dalam kondisi berbahaya. Ternyata benar bahwa, mereka para lelaki yang berprofesi sebagai Debt Collector yang bekerja untuk penjual sepeda motor merek tertentu itu sedang menekan putri saya. Penampilan mereka tentu saja seram. Mereka orang IBT yang berkulit gelap dan bertato. Putri saya sudah beberapa kali dibuntuti saat sedang jalan, namun baru kemarin siang berhasil digiring ke kantor mereka. Bersyukur bahwa putri saya berusaha bersikap tenang dan bekerjasama sehingga mereka tidak bertindak kasar.

Putri saya mencoba mencari tahu mengapa mereka membuntutinya dan membawa ke kantor mereka. Konon menurut mereka, bahwa pemilik pertama kendaraan yang dibeli suami untuk putri saya belum menyelesaikan kewajiban melunasi hutangnya. Mereka sudah berusaha mencarinya, namun mereka tidak berhasil menghubunginya, sehingga mereka menempuh cara kedua yakni menahan sepeda motor siapapun pemilik berikutnya.

Suami membeli sepeda motor itu dari seseorang. Konon terpaksa sepeda motor dijual dengan harga yang agak murah, karena dikejar penjual untuk segera melunasi tagihannya itu. Usaha dari orang itu adalah Manager Pasar Malam. Karena sepi pengunjung lantaran pendemi, sehingga dia tidak bisa melunasi hutangnya itu. Dia menjual ke suami saya, dan uang itu sebagiannya untuk melunasi hutangnya. Setelah suami membayar lunas, sepeda motor itu dibawa pulang lengkap dengan STNK dan BPKB. Bahkan saat harus membayar pajak, suami sempat ke rumah orang itu untuk pinjam KTP. Rencana akan balik nama saat bayar pajak tahun berikutnya.

Kebetulan suami sedang di luar kota, saya lumayan lama mencari BPKB untuk difoto. Putri saya sudah gelisah karena mereka tidak akan melepasnya sebelum foto itu dikirim. Setelah membuka seluruh laci lemari kamar, akhirnya saya metemukan BPKB dimaksud. Setelah difoto lalu kirim ke WA putri saya.

Boss mereka melihat foto BPKB yang dikirim, dia bilang bahwa harusnya sudah tidak masalah. Pembelian itu legal. Disarankan agar segera balik nama. Mereka siap mengurus balik nama. Putri saya bilang tidak perlu. Nanti ayah yang akan mengurus.

Putri saya segera minta pulang karena masih ada urusan lain. Saat putri saya mau pulang, mereka masih menahannya. Boss itu bilang agar memberi uang makan ke mereka, keran mereka telah bekerja mengejar putri saya dan berhasil membawa ke markas. Padahal mereka yang mengejar adalah empat orang. Satu orang minta lima puluh ribu. Batin putri saya bilang, “Kenapa saya yang harus bayar mereka? Bukan saya yang menyuruh mereka kerja, kok saya disuruh bayar.” Namun putri saya tidak mau berdebat lagi, dari pada pusing berurusan dengan orang yang tidak jelas itu maka uang yang di dompet pas ada dua ratus ribu dikasihkan semua. Baru putri saya bisa lolos.

Boss mereka bilang, “Mbak...segera balik nama ya dari pada nanti dapat masalah lagi.”

Ya Allah...lindungi putri saya dari orang-orang jahat tukang palak. Aamiin.

Maguwoharjo, 13/03/2021

Sumber gambar: Jurnal Mojo.com

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post