Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Tinggal Tujuh Menit  (Tamugusi ke - 287)
Pukul 23.53

Tinggal Tujuh Menit (Tamugusi ke - 287)

Tinggal Tujuh Menit

Oleh: Siti Nurhayati

Saya adalah orang yang kurang tegas dengan waktu menulis. Saya mencanangkan selepas subuh adalah waktu menulis. Namun sering saya langar. Pekerjaan rumah sering menjadi alasan, sehingga waktu menulis menjadi “Ntar habis mengerjakan ini.” Dan ternyata “Ntar-nya” tidak habis-habis. Ada saja alasan untuk melanggar waktu menulis.

Kemarin sejak pagi saya telah membuka laptop seperti biasanya. Namun yang dikerjakan malah nyuapin cucu, kebetulan baru pulang dari tempat nenek satunya. Agak manja, disuruh makan sendiri tidak mau. Padahal biasanya sudah bisa makan sendiri. Selepas itu, saya melihat daun-daun yang kering rontok membuat halaman “melambai-lambai” minta dibersihkan. Ternyata memakan waktu panjang. Karena habis menyapu dilanjut siram-siram tanaman.

Waktu telah menunjukkan pukul delapan kurang sedikit, padahal ada acara pembekalan siswa yang akan melaksanakan PKL (Praktek Kerja Lapangan). Segera saya mandi dan bersiap ke sekolah. Di sekolah sampai jam dua belas lebih. Pulang sekolah salat zuhur. Kebetulan puasa hari Senin sehingga selepas salat saya istirahat sebentar. Baru baring sebentar terdengar suara cucu bayi menangis. Padahal sama bundanya sedang diganti popok karena pipis, namun saya pingin gendong. Apalagi sepuluh hari tidak ketemu, rasanya pingin main terus bersamanya.

Menjelang sore saya melihat serial TV Uttaran di ANTV. Kalau pas iklan saya mengerjakan yang lain. Tak terasa waktu sudah jelang maghrib. Saya menyiapkan hidangan berbuka. Kebetulan putriku yang kecil juga puasa maka berdua siap-siap berbuka.

Berdua menikmati berbuka dengan makan rujak lutis papaya dan jambu kristal. Sungguh nikmat tiada tara. Kemudian makan sepiring berdua dengan sayur sup dan lauk ayam goreng serta tempe bacem. Kemudian baru melaksanakan salat maghrib bersama suami. Setelah wirid, ngaji sebentar lalu membuka laptop untuk menulis. Jeleknya saya saat menulis itu sambil membuka facebook, sehingga saat ada notif, pinginnya lihat terus berkomen ria.

Menulis sudah dapat beberapa alinea, tetiba netraku sayup-sayup seperti mau terpejam. Lama-lama tubuh ini juga minta dibaringkan. Kebetulan belum batal wudu, saya salat isa. Habis salat saya tidur, maksudnya pingin bangun sekitar jam sepuluh. Namun ternyata, saat saya bangun jam menunjukkan pukul dua puluh tiga lima puluh tiga menit.

Saya langsung ke meja tempat laptopku berada. Saya memang tidak mematikan namun laptop sudah “sleep”. Waktu terus berjalan dan laptopnya juga agak malas bangun sehingga memakan waktu lumayan lama. Saya harus merefres terlebih dahulu. Saya melanjutkan menulis hingga menjadi sebuah tulisan yang bisa dipahami. Persis pukul 23.57 menit tulisan terkirim di blog gurusiana.

Bukan saya takut dihukum atau apalah. Saya hanya pingin menulis setahun tanpa jeda. Itu saja sih.

Maguwoharjo, 23/03/201

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post