Kenali Dirimu (Tamugusi ke - 304)
“KENALI DIRIMU”
Oleh: Siti Nurhayati
Setiap kita ingin berkembang menjadi pribadi yang lebih baik bukan? Dan juga setiap insan pasti ingin mendapatkan kebahagian kan? Tentu jawabnya adalah ‘iya’.
Untuk bisa menjadi diri pribadi yang unggul, yang bermanfaat banyak bukan hanya untuk diri sendiri melainkan juga buat orang lain, kita harus mengenali diri kita dengan lebih baik. Potensi baik apa saja yang ada pada diri kita yang bisa dikembangkan dan juga potensi buruk apa saja yang harus ditekan agar tidak muncul. Mari kita kenali diri kita sendiri dengan lebih baik. Apa manfaatnya serta bagaimana caranya dapat mengenali diri sendiri dengan labih baik, maka artikel ini ada untuk itu semua.
Mengapa harus mengenali diri sendiri? Memangnya belum kenal? Kita perlu menjawab pertanyaan pertanyaan tersebut. Karena bisa jadi kita mengenal diri sendiri, tetapi hanya sekedar mengenal identitasnya saja seperti nama, tempat tanggal lahir, alamat, pendidikan dan sebagainya, akan tetapi kita belum benar -benar mengenal hakikat diri kita ini sebenarnya siapa. Saatnya sekarang kita harus mengenal diri sendiri dengan lebih mendalam, menengok ke dalam diri sendiri atau dalam bahasa agama sering disebut dengan istilah “muhasabah diri.” Hal ini sangatlah penting dilakukan agar supaya hidup yang cuma sekali ini tidak salah arah yang mengakibatkan hidup tidak bahagia, karena kita asing dengan diri kita sendiri. Perlu dingat, dengan mengenal diri sendiri dengan lebih baik maka kita akan juga mengenal dan akrab dengan sang Khalik Allah subhana wa ta’ala. Aamiin.
Tujuan Mengenali Diri Sendiri
Untuk apa sih kita harus mengenali diri sendiri? Tujuannya apa mengenali diri sendiri? Tentu saja tujuannya adalah supaya kita bisa lebih mengenali diri sendiri, sehingga kita akan lebih menyayangi diri sendiri. Karena jika tak kenal maka tak sayang.
Ada lima tujuan mengenal diri sendiri, yaitu:
Pertama, adalah supaya kita mampu mengetahui apa sih yang sebenarnya kita butuhkan dalam hidup ini. Kedua, adalah untuk mengetahui apa yang menjadi kelemahan dan kelebihan yang ada pada diri kita masing masing. Ketiga, adalah untuk menunjang apa yang menjadi cita-cita kita karena kita telah mengetahui potensi diri kita. Keempat, adalah untuk mengetahui apa saja yang membuat kita gagal atau pun berhasil dalam suatu hal. Kelima, adalah untuk merencanakan masa depan dengan lebih baik.
Manfaat Mengenali Diri Sendiri
Apa sebenarnya manfaat mengenali diri sendiri? Tentu saja ada maafaatnya, diantaranya yaitu kita dapat memahami diri kita sendiri dengan kebih baik, kemudian berikutnya kita akan mampu melakukan pengembangan diri kita terhadap kekurangan maupun kelebihan kita, lalu kita juga dapat menentukan tujuan karier kita untuk kedepannnya, serta kita dapat meningkatkan kemampuan diri kita untuk berkontribusi dalam kehidupan di masyarakat yang lebih luas, dan lain sebagainya.
Sebenarnya banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan jika kita mampu mengenali diri kita sendiri. Dalam kesempatan ini akan diulas tujuh manfaat saja.
1. Mampu Menentukan Jalan Hidup
Hidup adalah pilihan. Sejak dari bangun tidur saja kita sudah harus memilih apa yang harus dilakukan terlebih dahulu. Apalagi hidup ini adalah sangat singkat, namun banyak hal yang harus dikerjakan, oleh karena itu kita harus memilih mana yang prioritas dan paling banyak membawa manfaat. Pilihan dalam hidup diantaranya adalah karir, asmara, tempat berlibur, berteman dan lain sebagainya. Pilihan karir misalnya, jika kita senang dengan dunia pendidikan maka dengan mudah kita akan menentukan karir kita sebagai pendidik, baik sebagai guru atau dosen.
2. Mudah Mencari Solusi
Hidup adalah masalah, maka jangan berharap bahwa hidup tanpa masalah. Masalah baik itu kecil ataupun besar adalah untuk diatasi. Yang utama adalah jika kita mendapatkan masalah adalah jangan panik kemudian ingin pergi dari masalah. Setiap masalah tentu ada solusinya. Jika kita sudah mengenal diri dengan baik, maka akan dengan mudah mencari solusinya. Misal kita adalah tipe orang yang suka bergaul. Maka jika ada masalah kita akan berusaha menemui orang yang bisa diajak rembug untuk mencari solusi atas permasalahan yang kita hadapi.
3. Membantu Berkompromi dengan Diri Sendiri
Terkadang kita gagal dalam melakukan suatu hal, jika kita kenal baik dengan diri kita sendiri maka kita tidak mudah down atau larut dalam kesedihan, tetapi justeru kita bisa berkompromi dengan diri sendiri dan juga orang lain dalam berbagai situasi. Kita sadar akan kelebihan di suatu bidang dan juga kelemahan pada bidang yang lain.
4. Mampu Hidup Bermasayarakat
Sebagai mahluk sosial, tentu saja kita akan bergaul dengan banyak orang dengan kepribadiannya yang beragam. Agar kita mampu bersikap yang pas dengan orang lain, maka kita harus mengenali atau menyelami kepribadian mereka. Sebelum mengenal kepribadian orang lain, tentu saja kita harus mengenali terlebih dahulu kepribadian kita. Hal ini dimaksudkan supaya meminamalisir kesalahpahaman yang akan menimbulkan konflik. Kita harus supel dalam bermasyarakat.
5. Mampu Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan
Setiap insan tidak sama. Masing masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak ada manusia yang sempurna. Ini adalah sengaja dibuat demikian oleh sang Pencipta. Tujuannya adalah agar satu sama lain saling melengakapi. Jika kita mampu mengenali kelebihan dan kekurangan diri, maka kita akan menjadi manusia yang tau diri. Tidak sok-sokan. Kita lemah di suatu bidang ya jangan paksakan diri untuk menangani bidang tersebut. Serhkan saja pada ahlinya, supaya hasilnya maksimal. Sebaliknya jika kita ada kelebihan di suatu bidang yang lain, ya jangan menghindari jika dikasih tanggungjawab atas bidang tersebut. Maka hidup kita akan lebih bermanfaat.
6. Mampu Menerima Kondisi Diri
Ketika kita mampu menngenali kekurangan dan kelebihan diri sendiri, kita akan mampu menerima kondisi diri sendiri dengan ikhlas. Kita menerima apa yang diberikan sang Pencipta untuk diri kita dengan ridlo. Tidak perlu ada perasaan cemburu atas kelebihan yang Tuhan berikan pada yang lain. Dengan demikian atmosfir kehidupan menjadi damai dan nyaman.
7. Mampu Mengetahui Potensi Diri
Ketika kita mengenali diri sendiri, kita akan mampu mengenali potensi yang ada pada diri sendiri. Potensi yang baik harus dimunculkan dan dikembangkan secara maksimal, sedangkan potensi buruk haruslah ditekan supaya tidak muncul dan membahayakan diri dan orang lain. Contohnya adalah jika kita punya potensi menjadi pembicara, maka harus diasah terus agar menjadi sorang pembicara yang handal di depan publik. Sebaliknya jika ada potensi menjadi pendedam maka hal itu tidak boleh dibiarkan namun harus ditekan agar tidak membahayakan dalam kehidupan bermasyarakat.
Cara Mengenali Diri Sendiri
Segala sesutu ada caranya. Demikian juga tentang bagaimana mengenali diri sendiri pun ada caranya. Adapun caranya adalah sebagi berikut.
1. Self Analysis (introspeksi diri)
Setiap kita pasti pernah bercermin, bahkan bisa berkali kali menatap cermin. Tujuan dari bercermin adalah agar penampilan kita secara fisik atau kasat mata akan terlihat lebih sempuran atau disebut dengan grooming. Namun bagaiman dengan “bercermin untuk jiwa kita? Caranya adalah melihat kedalam diri kita dengan lebih dalam. Dalam diri kita ada yang namanya hati atau kalbu. Kata Bimbo “hati adalah cermin, tempat pahala dan dosa berpadu”. Kita harus berinterospeksi diri apa yang baik dan apa yang tidak baik terkait diri kita. Segala penyakit jiwa yang membuat performa diri menjadi buruk harus dihilangkan. Sebaliknya hal yang baik ada pada diri kita harus dirawat dan dipupuk supaya lebih baik lagi.
2. Self Monitoring (memantau diri)
Perilaku kita akan menentukan kesan orang lain terhadap diri kita. Tentu tidak ada orang yang menginginkan kesan buruk terhadap dirinya. Oleh karena itu kontrol diri menjadi sangatlah penting. Jangan sampai kita berperilaku yang lepas kendali atau bertindak semau gue. Hal ini akan sangat merusak pergaulan sosial. Orang lain akan berkesan negatif dan ekstrimya mereka bisa bertindak buruk kepada kita yang berperilaku di luar aturan sebagai bentuk pelajaran. Maka dari itu kita harus memantau diri kita agar bertindak di dalam jalur bukan di luar jalur yang seharusnya.
3. Self Disclouser (meminta pendapat orang lain)
Teman atau saudara juga bisa menjadi cermin. Terkadang kita tidak mampu melihat kelebihan dan kekurangan diri sendiri dengan baik maka kita minta bantuan orang lain untuk “mempercantik” diri kita.
Demikian artikel sederhana ini tentang “Kenali Dirimu”. Semoga bermanfaat.
Daftar Rujukan :
**(censored)**
**(censored)**
**(censored)**
Maguwoharjo, 9/04/2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
