Disengat Tawon Vespa Affinis (Tamugusi ke 7)
Disengat Tawon Vespa Affinis
Oleh: Siti Nurhayati
“Ma...kemarin sore saya dibawa ke IGD RS Hidayatullah Yogyakarta,” kata putri bungsu saat saya memasuki kamarnya pagi waktu subuh.
“Astaghfirullahalaziem...kenapa kok sampai dibawa ke IGD,” tanya saya terkejut.
Kemudian dia cerita bahwa saat sedang shalat asar di masjid PWM DIY di rokaat keempat tetiba dia teriak kesakitan karena ada tawon yang menyengkat pinggang kanan atas. Tahunya kalau itu tawon adalah saat dia membuka mukena tawon itu terbang. Tawon itu kira-kira panjang tiga centimeter, warna hitam dan bagian perut berwarna kuning.
Setelah tawon itu terbang, dia mengulang shalat asar hingga selesai. Namun venom atau racun yang ditinggalkan oleh tawon itu membuat putri saya bengkak di sekujur tubuhnya dan mengalami sesak nafas. Kemudian naik ke lantai atas masjid karena sedang berkegiatan, dia semakin merasa tidak nyaman. Kemudian nafasnya semakin sesak. Akhirnya bersama seorang temannya akan dibawa ke rumah sakit terdekat. Saat turun tangga putri saya pingsan. Kemudian oleh temannya bersama satu temannya lagi dimasukkan mobil MDMC dan dilarikan ke rumahsakit Hidayatullah.
Saya merasa ngeri mendengar cerita putri saya. Andai saja tidak cepat-cepat dilarikan ke rumah sakit bisa fatal akibatnya. Putri saya bilang bahwa masih dalam kondisi pingsan diangkat dari mobil menuju tempat tidur pasien di ruang IGD rumahsakit dimaksud. Dokter menanganinya dengan cepat. Setelah diinjeksi obat penawar racun, tidak lama putri saya siuman.
Setelah istirahat sejenak di ruang IGD kondisinya semakin membaik. Setelah menyelesaikan administrasi, putri saya dibawa kembali ke kantor PWM di bagian MDMC. Putri saya berkali-kali istighfar, karena bersyukur bahwa pertolongan datang dengan cepat.
Kemudian malam hari putri saya pulang namun tidak bisa membawa sepeda motornya sendiri. Dia pesan gojek dan sepeda motornya ditinggal di kantor PWM. Dia langsung tidur. Dia sengaja tidak cerita, tetapi pagi hari baru cerita tentang kejadian tersebut. Kemudian saya lihat bekas sengatan tawon Vespa Affinis di pinggang kanan atas, terlihat masih sedikit merah.
Mengenal Vespa Affinis
Sebagaimana disampaikan oleh Peneliti Biologi LIPI Rosichon Ubaidillah dalam **(censored)** ada beberapa fakta tentang Vespa Affinis.
1. Memiliki ciri-ciri, panjang tubuhnya sekitar tiga centimeter, didominasi warna hitam dan ada warna kuning melingkar seperti ikat pinggang.
2. Sengatannya akan sangat berbahaya kepada orang yang alergi, terlebih jika tawon yang menyengat bukan hanya satu. Apabila dalam waktu 24 jam tidak tertangani dengan baik racun atau venom akan menyebabkan hyepralergi yang berakibat fatal terutama untuk organ paru-paru dan ginjal yang bisa membuat korban sengatan meninggal dunia. Namun jika hanya satu yang menyerang maka bekas sengatan bisa dikompres dengan es atau obat-obatan antihistamin dan corticosteroid.
3. Saat menyengat yang pertama akan mengeluarkan feronom yaitu senyawa yang bisa mengundang kawanan tawon datang menyerang secara bersama-sama. Beruntung putri saya tidak diserang tawon secara beramai-ramai. Mungkin sarangnya memang jauh.
4. Sarang tawon vespa affinis bisa dipindahkan ke habiatnya jika dilakukan oleh ahlinya atau bisa meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (damkar) setempat.
5. Tawon vespa hidup di daerah subtropis Asia seperti Hongkong, Taiwan. Thailand, Malaysia juga Indonesia. Tawon ini makan bunga-bunga, namun juga predator serangga lain dan bahkan makan sisa-sisa daging yang berada di tempat sampah.
Semoga dengan mengenal tawon Ndas atau Vespa affinis, kita bisa lebih waspada terhadap serangannya dan juga bisa mengatasi jika ada serangan tawon Vespa.
Maguwoharjo, 02/06/2021.
Sumber. Sains.kompas.com.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
