Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Link Tipu-tipu
dokrpi

Link Tipu-tipu

Jujur, sebenarnya saya malu untuk menulis hal ini. Namun saya harus mengatakan pada orang banyak agar tidak tertipu seperti saya. Walau saya sudah berhati-hati untuk tidak mudah tertipu, namun walau sudah berusaha, namanya manusia terkadang tersandung juga. Untung tidak fatal karena hanya kehilangan waktu dan pulsa, namun saya mendapat pengalaman berharga.

Saat akan tidur, kebiasaan saya adalah mengecek WA, mungkin juga kebiasaan sebagian besar orang. Tadi malam juga saya melakukan hal yang sama. Yang saya tuju pertama adalah WA grup penting untuk mengetahui ada info penting apa. Maksudnya supaya tidak ketinggalan informasi. Mengapa grup penting, karena ada banyak grup sehingga yang saya pentingkan adalah yang terkait dengan tugas saya secara langsung.

Saya membuka grup MGMP. Saya lihat ada link yang dibagikan di grup tersebut. Link tersebut tidak ada penjelasan link apa. Mestinya saya abaikan, namun yang muncul malah kekepoan karena yang membagikan link ada ketuanya. Maka segera saya klik link tersebut.

Saat saya klik, ada keheranan karena tidak ada hubungannya dengan kegiatan MGMP, malainkan isinya tentang survey dari sebuah perusahaan otomotif yang semua orang pasti kenal.

Dalam survey tersebut awalnya hanya bertanya tentang apakah mengenal merek ini, bagaimana penilaian terhadap merek ini, umur anda berapa tanpa nama kemudian kirim. Setelah itu ada ucapan selamat telah mengisi survey dan ada hadiah yang bisa diterima jika beruntung. Setelah itu muncul sembilan kotak dan saya disuruh untuk memilih kotak salah satunya. Diberikan kesempatan memilih tiga kali secara acak.

Seperti terhipnotis, jari ini kok ya mengklik salah satu kotak itu, kemudian dan muncul tulisan “Anda belum beruntung.” Lalu saya memilih satu kotak lagi dan masih belum beruntung. Makin penasaran kan. Lalu diberi kesempatan sekali lagi untuk mengklik satu kotak lagi. Ternyata satu kotak yang saya klik itu terbuka dan muncul gambar sepeda motor merek tertentu.

Jadi ceritanya perusahaan itu sedang ulangtahun sehingga mengadakan survey kepuasan pelanggan sekaligus promosi dengan berbagi seratus sepeda motor. Bagi yang beruntung akan mendapatkan hadiah tersebut. Tentu saja saya masih belum ragu bahwa itu tipu-tipu saja.

Setelah diberi ucapan selamat bahwa “Anda beruntung”, saya diminta untuk membagikan info tersebut ke lima grup atau dua puluh teman WA. Ada kotak kemajuan warna bahwa link yang dibagiakan sudah sampai ke WA grup atau teman. Kotak yang awalnya putih akan berubah warna menjadi biru.

Saya membagikan link tersebut ke lima grup lalu kotak itu berubah menjadi biru tiga puluh persen. Warna biru itu harus sampai penuh seratus persen jika belum terpenuhi, saya harus kirim lagi ke lima teman atau lima grup lagi. Begitu seterusnya hingga penuh. Otomatis saya akan membagi link tersebut ke banyak grup atau teman.

Akhirnya kotak kemajuan itu menjadi biru semua. Untuk membirukan kotak tersebut butuh waktu sekitar 20 menit. Setelah kotak itu menjadi biru, ada ucapan “Selamat” dari perusahaan tersebut. Kemudian untuk mengklaim hadiah sepeda motor itu, ada konfirmasi yaitu harus memasukkan kode dengan benar. Saya cermati huruf dan angkanya yang semua berjumlah enam. Namun saat saya klik untuk memasukkan kode yang muncul malah link facebook yang juga menawarkan hadiah sebagai pengguna aktif. Saya kira keliru, maka saya ulang lagi, kembali ke kode yang harus dimasukkan. Namun hingga tiga kali yang muncul link yang sama.

Saya kemudian berpikir dan mulai ragu bahwa ini ada tipu-tipu belaka. Karena dari perusahaan otomtif kok ngelinknya ke facebook. Dan herannya link itu juga meminta saya untuk mengerjakan survey lagi. Bahkan ada tiga pesan yang setelah saya klik malah isinya video yang tidak senonoh. Astaghfirullah. Saya menyesal telah menyebarkan link tersebut.

Yang saya lakukan berikutnya adalah menelusuri link yang tadi dibagi oleh teman dan sudah saya bagikan sesuai instruksi. Saya ingat ada sekitar dua puluh teman atau grup WA saya bagi link tersebut. Satu per satu ketemu langsung saya hapus link tersebut. Kemudian ada beberapa yang respon, “Link apa itu, kenapa dihapus.” Kemudian saya harus menjelaskan dan minta maaf.

Saya pun akhirnya kirim pesan japri pada orang yang pertama kirim link tersebut. Ternyata beliau juga melakukan hal sama yakni menghapus link yang juga didapat dari orang yang selama ini tidak mungkin menipu. Ternyata memang saling tertipu tanpa disadari. Untunglah segera sadar dan sama-sama menyesal.

Betapa orang yang cerdas digital jika tidak punya itikad baik hanya akan merugikan orang dengan perilakunya yang sangat tidak bertanggungjawab. Mari saling mengingatkan agar tidak mudah terhipnotis oleh kejahatan yang semakin canggih, kejahatan dunia maya. Berharap tulisan ini berguna untuk kita semua berhati-hati dalam menggunakan internet. Semoga kita semua dijauhkan dari segala tipu daya syetan yang sangat pandai berinternet. Salam sehat.

Maguwoharjo, 16 Agustus 2021.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post