Belajar Lam Tarif
Belajar Lam Ta’rif
(Artikel 13)
Oleh: Siti Nurhayati
Meskipun sudah tak muda, namun para peserta kursus bahasa Arab Papan Tulis tetap semangat mengikuti tahap demi tahap pembelajarannya sesuai dengan jadwal dan tata tertib. Para peserta menunggu jadwal tatap maya via Zoom dengan setia. Mereka telah siap dengan perangkat baik itu laptop maupun HP Android di tangan masing-masing.
Tadi malam adalah jadwal tatap maya ketiga. Seharusnya adalah Selasa malam jam dua puluh, namun karena peserta pada batch atau angkatan sebelumnya hendak melaksanakan ujian setelah selesai program pembelajaran, sehingga peserta angkatan saya waktunya tatap maya diundur sehari. Alasannya untuk memberikan penjelasan teknis pelaksanaan ujian dan juga klarifikasi terakhir tentang materi kursus sebelum mereka melaksanakan ujian untuk menentukan kelulusan. Dengan ikhlas kami menyerahkan jatah kami untuk mereka.
Saya yang pada tatap maya sebelumnya terlambat hadir karena ketiduran, tadi malam sangat setia menunggu waktu tatap maya tiba. Sebelum pukul dua puluh saya sempatkan untuk membuka bab enam belas dan tujuh belas buku pelajaran bahasa Arab 1. Saya sudah mengerjakan tugas bab enam belas, tinggal menyetorkan saja kepada ustadzah Kusuma yang mengoreksi tugas-tugas akhwat. Saat waktu menunjuk jam delapan malam saya langsung mengklik link zoom yang tertera pada undangan di WA grup akhwat. Namun sayangnya tidak langsung terbuka terhubung. Hanya mutar-mutar saja sampai memakan waktu yang cukup lama.
Karena tidak kunjung terhubung, akhirnya saya membuka WAG akhwat kembali untuk mencari informasi tentang apa yang terjadi dengan jadwal tatap maya tersebut. Ternyata sudah banyak chat di grup yang intinya mereka semua bingung mengapa belum berhasil masuk link zoom padahal waktu sudah molor dua puluh menit. Peserta bahkan sudah banyak yang terserang rasa kantuk. Maklum sudah oma opa walau ada beberapa yang emak-emak dan bapak-bapak muda.
Waktu sudah semakin larut. Tetiba ustadz Revo yang bertanggungjawab atas acara tersebut memberi informasi bahwa terkendala jaringan. Saat itu posisi ustadz adalah di jalan raya di kota Surabaya. Biasanya posisinya adalah di Lumajang, namun karena ada urusan terkait skripsi yang akan diujikan pada keesokan harinya sehingga terpaksa ia memandu acara dari perjalanan. Ini merupakan sebuah tanggungjawab yang pantas diacungin jempol yang ia tunaikan. Profesional.
Sekitar jam sembilan malam kurang lima belas menit alhamdulillah peserta kursus bisa terhubung dengan link zoom yang telah dibagikan ke peserta. Namun ustdaz minta ijin untuk tidak membuka kamera karena akan sangat mengganggu tampilan di layar yakni putus-putus sehingga pembelajaran tidak akan berjalan baik. Serempak peserta membolehkan karena yang utama adalah materinya bukan wajahnya ustdaz. Meskipun memang akan lebih mantap jika sekali gus bisa melihat ekspresi wajah sang pemateri saat menjelaskan materinya.
Sambil menahan kantuk, saya menyimak materi yang disampaikan ustadz Revo yakni mengenai Alif Lam Ta’rif (ال). Meskipun mengantuk saya masih mencoba untuk fokus dan beroleh ilmunya dengan baik. Alif lam ta’rif adalah huruf tambahan di awal kata benda (isim). Fungsinya adalah merubah kata benda (isim) yang bersifat umum (nakiroh) menjadi khusus (ma’rifah). Misalkan Jamalun yang artinya seekor unta menjadi aljamalu yang artinya unta itu. Contoh lain adalah kitaabun menjadi alkitaabu. Dan seterusnya.
Kalimat sempurna atau jumlah dalam bahasa Arab jika kata bendanya (isim) ditambahkan lam ta’rif yang berbunyi Al. Jika isim sudah diawali dengan Al maka tidak boleh dibaca tanwin melainkan hanya domah. Contohnya Alqomaru jamilun. Bulan itu cantik. Albaitu kabiirun. Rumah itu besar. Dan seterusnya.
Saya sangat menikmati belajar bahasa Arab walaupun sangat terlambat. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Keep spirit. Belajar tidak mengenal usia. Belajar sepanjang hayat.
Maguwoharjo, 13 Januari 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
