Siti Nurhayati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Menulis Artikel ke 31
PKL di kapanewon Depok

Menulis Artikel ke 31

Menulis Artikel ke 31

(Artikel 31)

Oleh: Siti Nurhayati

Sejak pagi sekali saya sudah sibuk. Saya membangunkan anak-anak yang saya bimbing untuk PKL di WA grup. Saya khawatir kalau anak-anak yang akan saya serahkan ke tempat PKL yakni di kantor kapanewon Depok itu terlambat bangun. Sebab jam tujuh pagi saya menjanjikan sudah di lokasi. Saya minta anak-anak yang sudah tahu alamatnya langsung ke alamat.

Jam setengah tujuh saya sudah siap berangkat. Saya langsung meluncur ke sekolah sebab ada yang belum tahu alamat kantor kapanewon Depok sehingga saya minta berangkat dari sekolah bareng saya. Ada satu anak sudah menunggu di sekolah. Setelah sampai langsung saya ajak bareng berangkat ke lokasi PKL.

Alhamdulillah, anak-anak yang lain sudah ngumpul di pendopo kantor kapanewon Depok lengkap dengan baju seragam OSIS dan jaz almamater. Saya suruh nunggu sebentar karena saya harus ketemu dulu dengan bagian penerimaan siswa PKL.

Setelah bertemu dengan mereka, saya menitipkan enam siswa yang semua perempuan. Mereka menerima dengan senang hati. Dan saya minta dokumentasi dengan berfoto bersama di pendopo dengan anak-anak semua.

Setelah selesai berfoto, saya pamit dengan mereka, kemudian mereka diminta untuk ikut apel pagi di lapangan. Setelah apel baru anak-anak akan diberi pengarahan apa yang harus dikerjakan dan lain sebagainya.

Saya langsung ke PAUD yang sedang saya rintis. Di sana saya langsung membuka laptop untuk meneruskan mengetik proposal ijin operasional yang cukup menyita waktu, pikiran dan tenaga. Sambil mendengar celoteh anak-anak yang sedang belajar saya terus mengetik di kantor. Tiba-tiba ada seorang anak yang masuk, bertanya...lagi apa. Saya tanya kenapa bajunya tidak seragam. Dia menjawab katanya abis minum susu muntah kena bajunya jadi diganti sama mama.

Sekitar jam sepuluh saya harus balik ke sekolah lagi untuk mengajar anak SMK. Tapi sungguh karena sekolah tempat saya mengajar itu persis di pinggir jalan raya maka ketika ada kendaraan lewt sangat bising. Terlebih siang tadi ada pawai kendaraan laskar Ka’bah dengan knalpotnya yang suaranya sangat memekakkan telinga sehingga saat pelejaran menjadi sangat terganggu.

Pulang sekolah sekitar zuhur. selepas sholat zhur saya istirahat sejenak. Saya tertidur sekitar satu jam. Kemudian saya bangun dan bercanda dengan cucu. Setelah puas saya lanjutkan siram-siram tanaman.

Saat azan asar saya langsung ambil air wudu dan sholat.

Kemudian saya minta anak untuk membeli kelapa muda karena cuaca panas sehingga dengan menikmati kelapa muda rasanya menjadi segar. Lalu saya membuka laptop untuk mengerjakan banyak hal.

Hingga larut malam saya belum kelar mengerjakan proyek proposal. Saya lihat jam sudah menunjukkan pukul setengah sebelas malam, padahal saya belum menulis artikel. Padahal ini tantangan menulis settipa hari tanpa jeda. Sebenarnya bukan karena tantangan siapapun, tapi saya sendirlah penantangnya. Maka meski sudah lelah, saya sempatkan menulis artikel ke tiga puluh satu ini.

Maguwoharjo, 31 Januari 2022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post