Sekarang Bayar Besok Gratis
Sekarang Bayar Besok Gratis
(Artikel 26)
Oleh: Siti Nurhayati
Saya ingat waktu dulu naik angkot. Saat sudah duduk di dalam, saya melihat ada sticker di pintu angkot yang bertuliskan “Sekarang bayar besok gratis”. Menurut saya ini strategi yang cerdas bahwa seluruh penumpang harus bayar jika naik angkotnya. Sebab tidak akan ketemu besok karena besok jadi sekarang. Karena kernet pasti akan omong pada penumpang yang ngeyel “pak kemarin saya sudah bayar, jadi sekarang gratis dong.” Kan tulisannya jelas to bukan “Kemarin bayar sekarang gratis”.
Ada juga cerita teman yang piknik ke Timur Tengah. Di sana para pemilik unta yang dihias cantik untuk disewakan kepada para turis menawarkan jualannya dengan mengatakan yang bahasa Indonesia kira-kira begini, “ Wahai para bapak ibu anak-anak...ayo ayo naik unta saya. Naik gratis...ayo segera naik.” Mendengar kata gratis orang berebut pingin naik unta itu. Setelah putar dan sampai ke start lagi dia bilang, “ Ayo turun...kalau turun bayar. Apa mau di atas unta terus sampai besok he he”
Sekarang ini banyak usaha jasa pelatihan online. Mereka mengiklankan bahwa pelatihan sekian jp gratis tis. Info itu disebarkan melalu poster yang disebar lewat media sosial. Memang gratis namun harus membagi info itu ke sekian grup. Tentu saja secara tidak langsung kita adalah agen pemasaran. Yang tertarik pasti mendaftar dengan mengisi formulir pendaftaran yang otomatis kita kan memberikan data kita berupa email, nama dan nomor WA. Dan juga ada syarat masuk WAG juga grup telegram plus follow IG.
Dalam sekejap penyelenggara telah mendapatkan ribuan data. Selanjutnya untuk meyakinkan bahwa konsumen atau peserta benar-benar mengikuti, mereka akan memberikan post test yang syaratnya mengisi daftar hadir. Pun dalam mengisi daftar hadir harus begini dan begitu. Bahkan sudah ada iklan pelatihan berikutnya dan itu sudah tidak gratis lagi. Dan ibaratnya mereka sudah punya kolam besar penuh ikan yang siap dipancing dengan iklan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan berikutnya. Dan agar bayarnya lebih murah harus jadi member, jika tidak bayar sedikit lebih mahal.
Saya sebagai ikan yang sudah masuk di kolam tadi tapi belum masuk jaring berikutnya, mereka dengan mudah japri menawarkan agar gabung dengan dua ribu pendaftar dan ini hari terakhir pendaftaran agar segera mendaftar dengan mentransfer uang lalu kirim bukti transfer. Bayangkan jika dua ribu orang kemudian perorang seratus ribu saja, kan cepat kaya.
Semua itu syah-syah saja karena itu marketing. Strateginya harus canggih agar bisa menarik orang untuk membeli produk-produknya. Mereka tidak lelah selalu berinovasi bagaimana bisa sebanyak-banyaknya orang terpancing membeli produknya.
Maguwoharjo, 26 Januari 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
