BUNGA INCARAN IBU-IBU Oleh Sitti Asmah, S.Pd.
#Tantangan Menulis Hari Ke_70
#Gurusiana
#Media Guru Indonesia
#PENTIGRAF
BUNGA INCARAN IBU-IBU
Oleh: Sitti Asmah, S.Pd.
Musim bunga masih bertahan hingga hari ini. Para ibu-ibu yang menyukai bunga masih sibuk menambah koleksi pot dan juga bunganya. Kadang, ada ibu-ibu sambil berkendara atau berjalan sambil melirik ke pekarangan rumah orang. Bukan melirik penghuninya tetapi yang dia lirik adalah bunga-bunganya. Kalau ada bunga yang menarik dan lebat, pasti mereka minggir alias singgah memintanya. " Assalamu Alaikum ibu, wiiih cantiknya bungata, bisa minta anaknya?" Pinta mereka. Bagi ibu-ibu itu, kalau dikasi alhamdulillah dan kalau tidak, ya tidak apa-apa juga namanya usaha hehehe. Aku juga termasuk pecinta bunga.Sudah lama aku ingin menata secara apik rumah dan halamanku. Tempat pot bunga yang terbuat dari besi sudah lama aku incar dan idam-idamkan. Dan akhirnya hari ini terpenuhi jua. Aku telah menghiasinya dengan bunga-bunga yang menyejukkan mata. Ada kepuasan tersendiri tercipta di relung hatiku yang paling dalam. Bahagia itu sederhana.
Rumahku adalah istanaku. Rumahku adalah surgaku. Bersih rumahku jiwaku jernih. Itu yang selama ini kuimpikan dalam kehidupan yang fana ini. Walaupun rumah dan isinya tidak dibawa mati, tetapi setidaknya aku sudah menikmatinya di dunia ini bersama keluargaku. Rumahku adalah tempat berlindung, tempat mendidik, tempat membesarkan anak-anakku.
Rumah perlu untuk di percantik dan dihiasi walau hanya bunga-bunga yang tidak mahal, yang penting bisa membuat kita senang dan betah berlama-lama menatapnya. Kadang kita capek dan jenuh seharian beraktivitas di luaran sana, dan kembali ke rumah langsung disambut dengan bunga-bunga yang bermekaran dan menyejukkan hati. Bunga melukis warna-warna kontras di sepanjang tanah dan membawa kegembiraan bagi banyak orang. Keanggunan dan sentuhan halus mereka membuat kita semua kagum dan gembira. Hari ini, aku sangat senang karena suamiku berjanji akan membelikan aku bunga yang indah untuk menambah koleksiku. Aku berharap bunga yang dijanjikan suamiku itu, bunga yang ditanam dan jadi incaran ibu-ibu bukan bunga desa atau bunga incaran kaum lelaki hehehe 💖💖💖
Salam Literasi 💪💪💪
Sinjai_Jumat, 01 Januari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
