RAJA DAN RATU SEHARI Oleh Sitti Asmah, S.Pd.
#Tantangan Menulis Hari Ke-164
#Gurusiana
#Media Guru Indonesia
#Pentigraf
RAJA DAN RATU SEHARI
Oleh: Sitti Asmah, S.Pd.
Acara penyerahan uang panai telah digelar. Keluarga Maman dan Mimin sudah sibuk mengurus persiapan resepsi. Keluarga Maman sudah mulai mencetak undangan. Keluarga Mimin pun demikian. Kedua keluarga mempelai itu mulai sibuk mepersiapkan segala sesuatunya. Keluarga terdekat maupun kerabat yang jauh mulai dikabari. Undangan pun sudah disebarkan.
Pernikahan Maman dan Mimin akan dilangsungkan dengan meriah. Orang tua Maman akan membuat pernikahan anaknya dikenang sepanjang masa. Mengingat Maman anak satu-satunya dalam keluarga. Orang tua Maman juga terkenal kaya raya. Mereka juga terkenal dermawan. Tidak menutup kemungkinan banyak tamu yang datang di resepsi pernikahan Maman. Semua kebutuhan sudah siap sedia. Mulai dari sapi yang akan disembelih, beras, bahan-bahan makanan dan kue. Tukang masak dan tukang cuci piring pun sudah dipersiapkan. Baruga juga sudah terpasang. Fotografer dan perias pengantin sudah siap sedia.
Tak terasa hari bahagia Maman dan Mimin telah tiba. Kedua mempelai bersama keluarganya sangat bahagia. Para keluarga siap menyambut tamu yang datang. Mereka memakai baju seragam. Suara musik menambah semarak acara resepsi pernikahan Maman. Di kediaman Mimin pun tak kalah meriahnya. Tukang rias pengantin sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Maman sangat gagah bagaikan seorang raja. Mimin bagaikan seorang ratu dengan pakaian pengantin adat Bugis. Hati Maman dan Mimin berdebar-debar namun terasa bahagia. Kedua mempelai dibawa ke kantor KUA untuk melangsungkan akad nikah dan ijab kabul. Setelah acara akad nikah selesai Maman dan Mimin bersanding di pelaminan. Semua mata memandang dengan penuh kagum. Para tamu mengagumi ketampanan dan kecantikan pasangan baru itu. Para tamu memberikan ucapan selamat dan kado. Maman dan Mimin sangat bahagia akhirnya bersatu dalam ikatan pernikahan yang sakral. Maman dan Mimin tak menyangka mendapat restu kedua orang tua mereka secepat dan semudah ini. Maman dan Mimin tak henti-hentinya bersyukur kepada Allah SWT. Pasangan pengantin itu bersanding di pelaminan dengan anggun dan penuh pesona. Keduanya bagaikan Sri Rama dan Dewi Shinta dalam cerita Mahabarata. Maman dan Mimin telah menjadi raja dan ratu sehari.
Salam Literasi 💪💪💪
Sinjai_Senin, 05 April 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
